Regresi Linear dengan Variabel Moderating

Variabel moderating adalah variabel yang memperkuat atau memperlemah hubungan antara satu variabel dengan variabel lain. Sebagai contoh: seorang suami menyayangi istrinya. Dengan hadirnya seorang anak, maka rasa sayang tersebut bertambah. Berarti variabel anak merupakan moderating antara rasa saya suami terhadap istri. Contoh lain: kompensasi memperkuat pengaruh antara kepuasan kerja terhadap kinerja. Artinya kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja, dan adanya kompensasi yang tinggi maka pengaruh antara kepuasan kerja terhadap kinerja menjadi lebih meningkat. Dalam hal ini, kompensasi bisa saja berpengaruh terhadap kinerja bisa saja tidak.
Metode analisis regresi linear dengan variabel moderating:
1. Multiple Regression Analysis (MRA)
Metode ini dilakukan dengan menambahkan variabel perkalian antara variabel bebas dengan variabel moderatingnya, sehingga persamaan umumnya adalah sebagai berikut: Y = a + b1 X1 + b2 X2 + b3 X1 X2 dengan Y adalah kinerja, X1 adalah kepuasan kerja, X2 kompensasi dan X1 X2 adalah perkalian antara kepuasan kerja dengan kompensasi. Hipotesis moderating diterima jika variabel X1 X2 mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y, tidak tergantung apakah X1 dan X2 mempunyai pengaruh terhadap Y atau tidak. Model ini biasanya menyalahi asumsi multikolinearitas.

2. Absolut residual
Model ini mirip dengan MRA, tetapi variabel moderating didekati dengan selisih mutlak (absolut residual) antara variabel bebas dengan variabel moderatingnya. Penerimaan hipotesis juga sama, dan model ini masih riskan terhadap gangguan multikolinearitas meskipun risiko itu lebih kecil dari pada dengan metode MRA.

3. Residual
Model ini menggunakan konsep lack of fit yaitu hipotesis moderating diterima terjadi jika terdapat ketidakcocokan dari deviasi hubungan linear antara variabel independen. Langkahnya adalah dengan meregresikan antara kepuasan kerja terhadap kompensasi dan dihitung nilai residualnya. Pada program SPSS dengan klik Save pada regreesion, lalu klik pada usntandardized residual. Nilai residual kemudian diambil nilai absolutnya lalu diregresikan antara kinerja terhadap absolut residual. Hipotesis moderating diterima jika nilai t hitung adalah negatif dan signifikan. Model ini terbebas dari gangguan multikolinearitas karena hanya menggunakan satu variabel bebas.

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul:

1. Bagaimana merancang model regresi dengan moderating pada penelitian?

Model moderating ditentukan dengan tinjauan teoretis, sehingga analisis dengan moderating hanya mengkonfirmasi saja teori tersebut apakah cocok dengan model empiris. Tidak boleh menggunakan alat statistik moderating untuk mengidentifikasikan bahwa variabel itu merupakan variabel moderating. Hal ini terkait dengan tujuan statistik adalah mengkonfirmasi teori atau fenomena tertentu.

2. Bagaimana dengan uji asumsi klasik yang lain
Uji asumsi klasik yang lain tetap harus dilakukan pada setiap metode yang akan digunakan. Meskipun demikian, untuk metode absolut residual tidak dapat dilakukan uji multikolinearitas karena modelnya hanya menjadi regresi linear sederhana.


Artikel Terkait
 

89 comments:

  1. Salam Pak, Saya Ridho
    Saya mau tanya Kalau ada suatu model yang menyatakan bahwa pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya dimoderatori oleh gender gimana ya maksudnya? Terus taunya yang mana terjadinya penguatan nilai oleh moderator gender itu darimana? soalnya nilai laki-laki dan perempuan dalam moderator gender itu kan setara (bukan lebih tinggi antara satu dengan yang lainnya) ?

    BalasHapus
  2. Dalam pengujian model struktural yang memiliki variabel intervening dan moderating ;
    1. apakah pengujian dilakukan bertahap intervening sendiri dan moderating sendiri?
    2. apakah syarat suatu variabel menjadi intervening atau moderating secara statistik? bagaimana mengetahui efek mediasi dan moderasinya?
    3. apakah dalam persamaan struktural variabel yang dinyatakan tidak signifikan dimasukkan kedalam persamaan struktural?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Dapat bertahap dapat juga serempak tergantung dari metode moderating yang digunakan.

      2. Tentu ada. Kalau software LISREL sudah tersedia t hitung untuk indirect.

      3. Jika dikeluarkan maka tidak dimasukkan dalam persamaan, tetapi jika tidak dikeluarkan tentunya harus masuk persamaan.

      Terima kasih.

      Hapus
  3. rumusan untuk analisis linear dengan varaibel moderasi bagai mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu di naskah sudah ada contoh rumus. Terima kasih.

      Hapus
  4. Pak, variabel penelitian saya X1 dan X1 sebagai variabel independen, Y dan Z sebagai variabel intervening. masalahnya var x1 nya mrp variabel dummy. uji statistik apa yg cocok untuk penelitian saya tsb. makasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uji statistik ditentukan berdasarkan tujuan penelitian Anda. Terima kasih.

      Hapus
  5. Pak, variabel X1 Saya adalah adversity quotient, X2 pengetahuan kewirausahaan, dan X3 motivasi berwirausaha, sementara Y nya adalah minat berwirausaha, Sya bingung, apakah motivasi berwirausaha termasuk variabel moderator atau intervening? apakah berbeda rumusan masalah antara varibale moderating atau intervening? Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moderating atau intervening ditentukan berdasarkan telaah teoretis, bukan dari statistik. Terima kasih.

      Hapus
  6. Lebih cocok menggunakan apa untuk penelitian dgn 2 var independen, 1 var dependen, dan 1 var moderasi ?

    BalasHapus
  7. salam Pak. mohon pendapatnya.
    sy punya ;
    2 variabel independen.
    2 variabel moderating.
    dan 1 variabel dependen.
    bgmn ini pak? bisa di kerjakan tidak? kalo bisa..
    langkah apa yg harus saya kerjakan?
    model apa yg harus saya gunakan Pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa. Silahkan lihat rujukan penelitian Anda, lihat metode apa yang dipergunakan. Terima kasih.

      Hapus
  8. pagi pak mau tanya kalau hasil moderasi Unstandardized Coefficients hasil negatif tapi signifikan artinya apa pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moderasi menggunakan apa? MRA, Absolut residual atau selisih residual? Lihat artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
    2. Berarti moderating. Terima kasih.

      Hapus
  9. Mohon penjelasan, apakah utk x1 dan x2 hrs ada pengaruh ke var moderatingnya ??

    BalasHapus
  10. kalau variabel bebasnya 5, variabel moderating 1, bagaimanakah bentuk model persamaannya pak...

    BalasHapus
  11. kalau variabel bebasnya 3, variabel moderating 1, bagaimanakah bentuk model persamaannya pak jika menggunakan MRA, bagaimana perlakuan selanjtnya terhadap kemungkinan menyalahi asumsi multikolinearitas.? trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hampir pasti terjadi multiko :) Alternatifnya gunakan metode yang lain. Terima kasih.

      Hapus
  12. Pagi pak, variabel penelitian saya terdiri dr 1 dependen (nominal/dummy), 1independen (rasio), dan 1 intervening (rasio). Tujuan saya utk menguji pengaruh, uji statistik apa yg cocok untuk
    penelitian saya ya pak? terimakasih sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan simak jurnal rujukan Anda. Terima kasih.

      Hapus
  13. selamat siang pak, saya mau tanya. penelitian saya kan tentang "PEengaruh Budaya Organisasi dan Pencegahan Fraud Terhadap Tata Kelola Organisasi Dengan Peran Audit Internal Sebagai Variabel Moderasi". Dalam penelitian sy ini, variabel "Peran Audit Internal" sebagai variabel moderasi dan variabel dummy. Dimana responden sy yaitu auditor internal terdiri dari 17 auditor internal dari organisasi pemerintah, dan 13 auditor internal dari organisasi non-pemerintah, sehingga utk variabel dummy nya:
    0 utk organisasi non-pemerintah,
    1 utk organisasi pemerintah. Ini karena unit analisis sy adalah organisasi.
    Dalam penelitian terdahulu yg sy jadikan acuan, tidak ada variabel moderasinya pa, tetapi semua variabel yg sy gunakan berpengaruh signifikan terhadap tata kelola organisasi.
    Menurut bapak, apakah variabel yg sy gunakan aman pak? dalam artian lolos uji normalitas, tdk kena multi, dll?
    Dan metode apa yg bisa sy gunakan ya pak?
    Terimakasih pak, i'll be very glad if u respond this message^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami tidak tahu jawabannya. Terima kasih.

      Hapus
  14. selamat sore pak ini judul proposal saya : Pengaruh lingkungan kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan dengan kompensasi sebagai varibel moderasi.
    yang ingin saya tanyakan apakah varibel moderasi di masukkan pada latarbelakang dan tinjauan pustaka ??
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin perlu, silahkan hubungi dosen pembimbing Anda. Terima kasih.

      Hapus
  15. Selamat siang, Bapak. Penelitian saya menggunakan variabel moderating. Lalu ketika saya uji asumsi klasik, variabel yg saya gunakan apakah variabel yg sudah diinteraksikan atau ketika belum diinteraksi? Terima kasih ����

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho? Anda modifikasi mobil, ingin mencobanya, maka dicoba sebelum modifikasi? atau setelah? Terima kasih.

      Hapus
  16. Selamat siang Bapak. Saya ingin tanya, rencana penelitian saya terdiri dari 2 var.ind, 1 var.mod, dan 1 var.dep. Yang ingin saya tanyakan:

    Bisakah kita lanjutkan penelitian jika var.dep itu adalah "var.dummy" dengan tetap memakai var.mod, pakai apa mengukurnya ya Pak?"

    Terima kasih.

    *Kalau mau konsul intens kemana sy harus hub Bapak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau variabel dependen adalah dummy, gunakan regresi logistik. Terima kasih.

      Hapus
  17. pak saya menemukan judul seperti pengaruh kemampuan karyawan , pembagian tugas dan motivasi terhadap kinerja dengan pembagian tugas sebagai moderasi , apa maksud dari pembagian tugas sebagai moderasi ? maaf keluar konteks , makasih pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moderasi berarti memperkuat. Terima kasih.

      Hapus
  18. Bapak MRA itu bisa tidak diterapkan dengan penelitian dengan data sekunder (laporan keuangan / LR APBD) ?

    BalasHapus
  19. Selamat malam pak, penelitian saya memakai 3 var indep, 1 var dep, 1 moderating. Salah satu var indep saya ada gender (dummy),
    1. Apa yg sebaiknya saya pakai, MRA atau logistik?
    2. Apa uji yang saya terapkan untuk menguji dummy tsb ya pak? Soalnya saya kurang paham kalau ada dummy sbg independen

    Terima kasih pak sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika dependen dummy gunakan logistik. Terima kasih.

      Hapus
  20. Selamat siang Bapak. Saya ingin tanya lagi, rencana penelitian saya terdiri dari 2 var.independen, 1 var.moderasi, dan 1 var.dependen (dummy). Yang ingin saya tanyakan:

    Apakah saya bisa mengukur model dengan ada var.moderasi dgn MRA jika dependennya adalah var.dummy?

    Terima kasih.

    *Kalau mau konsul intens kemana sy harus hub Bapak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dependen dummy dengan regresi logistik. Terima kasih.

      Hapus
  21. pak saya mau tanya kalo saya pake dua variabel independen dan satu variabel dependen. memakai variabel moderasi(z) itu harus satu-satu x1-y-z dan x2-y-z atau bisa bersamaan x1-x2-z?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dengan MRA atau absolut residual bisa sekalian langsung, tapi jika dengan residual, bisa satu-satu. Terima kasih.

      Hapus
  22. Pak saya ingin bertanya, saya melakukan penelitian dengan 1 variabel independen, 1 variabel dependen dan 5 variabel moderasi.

    Yang ingin saya tanyakan adalah Apakah perlu dilakukan uji asumsi klasik apabila hanya menggunakan 1 variabel independen?

    BalasHapus
  23. Pak saya mau tanya, kan moderasi itu di hipotesisnya kata dosen saya memperkuat atau memperlemah. Hasil regresi saya menunjukkan negatif signifikan, itu berarti memperkuat atau memperlemah pak? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung Anda menggunakan metode yang mana. Terima kasih.

      Hapus
  24. Pak saya mau bertanya..sy melakukan penelitian yg v.moderasinya merupakan v.dummy, hasilnya v.tersebut berpengaruh sebagai v.moderting..itu nanti intrepertasinya gimana pak? Soalnya di dalam v.dummy tersebut ada dua item

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali ke konsep awal dalam perumusan hipotesis dan telaah teoretis. Terima kasih.

      Hapus
    2. variabel moderasi dummy sebaiknya menggunakan uji asumsi klasik atau path analysis ?

      Hapus
    3. Kami kurang mengerti pertanyaan Anda. Terima kasih.

      Hapus
  25. Pak sy mau tanyakan apakah model sy sudah benar ato bagaimana seharusnya??
    Jdul sy adalh pengaruh kinerja keuangan trhdap nilai perusahaan dgn di moderasi oleh CSr dan GCG
    Model sy sperti ini pak .
    Y= a + b1x1
    Y= a + b1x1 + b2x2 + | x1-x2 | utk model moderasi CSR ini pak
    Y= a + b1x1 + b2x2 + | x1-x2 | utk model moderasi GCG pak..
    Nah yg sy disarankan sama dosen pmbimbng
    Utk model pertama itu disuru masukkan sperti ini pak .
    Y= a+ b1x1 + b2x2 ???
    Gimana itu pak kira"??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan baca artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
  26. Pak saya mau tanya, untuk variabel moderasi lebih mudah menggunakan analisis SEM atau analisis Jalur? saya juga masih kurang paham perbedaan keduanya, terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tingkat kesulitannya mungkin sama saja. Terima kasih.

      Hapus
  27. Assalamualaikum pak.. saya mw bertanya.apa landasan kuat kenapa kita harus memakai varibel moderasi dalam suatu penelitian? Apakah karena variabel moderate tsb memberi pengaruh yang berbeda beda di dalam stiap penelitian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Landasannya adalah telaah teoritis. Terima kasih.

      Hapus
  28. Assalamualaikum pak, saya mau bertanya. Pada penelitian dengan variabel moderasi di bab 3 nya perlukah mencantumkan tabel klasifikasi variabel moderasi ? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua variabel sebaiknya dijelaskan sesuai petunjuk yang ada. Terima kasih.

      Hapus
  29. Pak saya mau bertanya. Kalau terdapat kasus bahwa variabel independn tidak ada pengaruh dg variabel dependen. Sedangkan setelah dimasukkan variabel moderasi, variabel indep tetap tdk signifikan. Tetapi varuabel interaksi ada pengaruh. Apakah itu mash bisa dibilang mampu memoderasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di naskah sudah ada keterangan tentang itu. Terima kasih.

      Hapus
  30. selamat siang pak. begini, saya melakukan penelitian dengan menggunakan 3 var bebas, 1 var mderating, dan 1 var terikat. var moderating saya menggunakan dummy. dan setelah diuji normalitas, pada var dummy tidak terdistribusi normal. apa yang harus saya lakukan, pak? terimakasih atas kesediaan jawaban dr bapak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dummy memang tidak akan normal. Silahkan baca2 di uji asumsi klasik. Terima kasih.

      Hapus
  31. selamat pagi, pak. saya ingin bertanya, apakah variabel dependen dan independen dengan menggunakan data sekunder (laporan APBD) bisa menggunakan variabel moderating yang berbentuk/bersifat kualitatif? terima kasih sebelumnya, pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami hanya fokus di statistik saja. Terima kasih.

      Hapus
  32. Selamat pagi pak.. saya ingin bertanya..apakah bapak punya program MRA,saya mencari tp blm menemukan.. terimakasih pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami tidak punya. Terima kasih.

      Hapus
  33. Selamat sore pak. Saya ingin menanyakan, jika variabel independen dan var dependennya menggunakan rasio sedangkan variabel moderasi menggunakan var dummy, dan saya menggunakan MRA. Apakah cara pengerjaannya sama dengan var moderasi menggunakan rasio? Terimakasih pak mohon penjelasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih pak.
      saya ingin menanyakan lagi. jika ada variabel moderasi haruskah dicantukan pula variabel kontrol? dikarnakan jurnal jurnal saya mencantumkan keduanya. fungsi dari variabel kontrol tersebut untuk apa ya pak? apakah saya bisa tidak menggunakan variabel kontrolnya? terimakasih banyak

      Hapus
    2. Tergantung rujukan teori yang Anda gunakan, bukan tergantung pada statistiknya. Terima kasih.

      Hapus
  34. pak saya ijin bertanya penelitian saya mengenai pengaruh progra CRM (customer service, loyalty program, community building) terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. yg menjadi pertanyaan sy kepuasan pelanggan termaksud variabel moderating atau intervening ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami tidak tahu. Terima kasih.

      Hapus
  35. Selamat pagi pak, judul penelitian sy "pengaruh good corporate governance terhadap kinerja perusahaan dg csr sbg variabel moderating". Kira" alat pengujian apa yg d gunakan untuk menguji pengaruh csr sbg variabel moderating terhadap good corporate governance dan kinerja perusahaan? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat di rujukan penelitian Anda. Alat apa yang dipergunakan. Terima kasih.

      Hapus
  36. slamat malam pak, saya sedang mlakukan penelitian dgn 2 variabel bebas, 1 variabel moderator, dan 1 variabel terikat. refrensi yg saya lihat untuk uji asumsi klasik nya mengapa hanya uji normalitas dan heteroskedastisitas saja ya pak? dan teknik analisis datanya kan ada dua jadinya, regresi linier berganda dan MRA. apakah untuk uji asumsi klasik juga dilakukan 2x? karena dalam program spss untuk uji normalitas agar berdistribusi normal kan perlu di regresikan dahulu untuk mencari nilai residual, lalu diuji One Sample-KS. Saat proses regresi itu, apakah variabel moderator ikut disertakan pada kolom variabel bebas? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan dikonfirmasi dengan penyusun referensi yang Anda lihat. Terima kasih.

      Hapus
  37. Pak , kapan variabel moderating boleh digunakan? Mohon penjelasannya. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung rujukan teori. Terima kasih.

      Hapus
  38. Assalamualaikum, pak apakah variabel moderating boleh lebih dari satu?
    Jadi saya melakukan penelitian dengan 1 variabel dependen, 1 variabel independen, dan 2 variabel moderating..
    apakah boleh pak? Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lalu, uji statistiknya menggunakan apa ya pak? Terima kasih

      Hapus
    2. Sama saja dengan 1 variabel moderating. Terima kasih.

      Hapus
  39. Pak saya mau bertanya, apakah jika sudah melakukan uji MRA tidak perlu lagi uji regresi linier berganda?
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. MRA itu kan juga regresi linear berganda. Terima kasih.

      Hapus

Cari Materi