BID

Regresi Logistik

Regresi logistik (logistic regression) sebenarnya sama dengan analisis regresi berganda, hanya variabel terikatnya merupakan variabel dummy (0 dan 1). Sebagai contoh, pengaruh beberapa rasio keuangan terhadap keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Maka variabel terikatnya adalah 0 jika terlambat dan 1 jika tidak terlambat (tepat). Regresi logistik tidak memerlukan asumsi normalitas, meskipun screening data outliers tetap dapat dilakukan. Untuk asumsi multikolinearitas pada regresi logistik silahkan simak di sini.

Interpretasi regresi logistik menggunakan odd ratio atau kemungkinan. Sebagai contoh, jika rasio keuangan ROA meningkat sebesar 1% maka kemungkinan ketepatan menyampaikan laporan keuangan meningkat sebesar 1,05 kali. Berarti semakin tinggi ROA kemungkinan tepat semakin tinggi. Atau jika rasio keuangan DER meningkat sebesar 2% maka kemungkinan ketepatan penyampaian laporan keuangan meningkat sebesar 0,98 kali atau bisa dikatakan menurun karena lebih kecil dari 1 yang berarti kemungkinan terlambat semakin tinggi.

Berikut adalah simulasi aplikasi regresi logistik (logistic regression) dengan SPSS Versi. 11.5. Contoh tabulasi data dengan 84 sampel bisa di download di sini. Tampilannya pada SPSS Versi 11.5 kurang lebih seperti ini

Simulasi adalah untuk melihat pengaruh antara variabel profitabilitas, kompleksitas perusahaan, opini auditor, likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap ketepatan penyampaian laporan keuangan tahunan perusahaan. Profitabilitas diukur dengan ROA; kompleksitas diukur dengan 1 jika mempunyai anak perusahaan dan 0 jika perusahaan tidak mempunyai anak perusahaan; opini auditor diukur dengan 1 jika mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian dan 0 untuk opini yang lain; likuiditas diukur dengan Current Ratio; dan kompleksitas diukur dengan logaritma natural market value. Nah variabel terikatnya adalah ketepatan penyampaian laporan keuangan dengan kode 1 untuk perusahaan yang tepat waktu dan 0 untuk perusahaan yang terlambat.
Klik menu Analyze, pilih Binary Logistic, seperti ini:

Jika anda benar, maka akan keluar menu box untuk regresi logistik. Masukkan variabel ketepatan ke dalam box dependend, dan masukkan variabel bebas ke dalam box covariate. Lalu klik pada options, sehingga akan keluar box seperti ini:

Beri tanda centang seperti pada gambar di atas lalu klik continue sehingga akan dikembalikan pada menu box logistik dan tekan OK. Program akan melakukan perhitungan secara otomatis, dan hasil selengkapnya dapat anda bandingkan dengan data yang telah anda download

Interpretasinya adalah sebagai berikut:
Pertama. Melihat kelayakan model dengan menginterpretasikan output berikut ini:

Nilai -2 Log Likelihood adalah sebesar 96,607 yang akan dibandingkan dengan nilai Chi Square pada taraf signifikansi 0,05 dengan df sebesar N-1 dengan N adalah jumlah sampel, berarti 84 – 1 = 83. Dari tabel Chi Square, diperoleh nilainya adalah 100,744. Jadi -2 Log Likelihood < Chi Square (96,607 < 100,74);

Jika konstanta saja dimasukkan tidak layak, semua variabel bebas dimasukkan juga tidak layak, tapi kan ada penurunan -2 Log Likelihood. Yup penurunannya adalah sebesar 96,607 – 84,877 = 11,73. Atau kalau males ngitung manual, Output SPSS juga telah memberikan nilai itu yaitu sebagai berikut:

Nah kelihatan kan kalau output selisihnya adalah sebesar 11,729 dan mempunyai signifikansi 0,039 < 0,05.

Kalau masih kurang puas, bisa dilihat nilai Hosmer and Lemeshow Test. Hosmer dan Lemeshow Test adalah untuk melihat apakah data empiris cocok atau tidak dengan model atau dengan kata lain diharapkan tidak ada perbedaan antara data empiris dengan model. Model akan dinyatakan layak jika signifikansi di atas 0,05 atau -2 Log Likelihood di bawah Chi Square Tabel. Hati-hati, ini berkebalikan dengan uji yang lain sebelumnya. Tampak kan bahwa nilai Hosmer and Lemeshow Test adalah sebesar 9,778 dengan signifikansi 0,281 > 0,05. Berarti model adalah fit dan model dinyatakan layak dan boleh diinterpretasikan.
Gambar di atas memberikan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,191 yang berarti bahwa kelima variabel bebas mampu menjelaskan varians ketepatan penyampaian laporan keuangan sebesar 19,1% dan sisanya yaitu sebesar 80,9% dijelaskan oleh faktor lain.

Pengujian hipotesis penelitian dilihat dengan output berikut ini:

Lihat aja signifikansinya, yang di bawah 0,10 (10%) berarti signifikan berpengaruh atau hipotesis diterima. Pembahasannya silahkan dikaitkan dengan teori yang dikembangkan di awal.

Silahkan download materi di atas di sini
dan jika memerlukan file data contoh silahkan download di sini

103 comments:

  1. Saya Mulyono, saya baru melihat blog ini,
    Subhanallah.... sangat bagus dan bermanfaat sekali bagi penambahan ilmu saya.

    BalasHapus
  2. terimakasih banyak pak de atas post yang sangat berguna ini, ibarat kata saya menemukan oase di tengah gurun, #lebaymodeon.
    tapi beneran makasih banyak, saya jadi mengerti akan penggunaan dari odds ratio dari reglog.sukses selalu untuk pak de, dan semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat. terimakasih selamanya dari saya untuk pak de.

    BalasHapus
  3. Mas saya mau tanya kalau sample penelitiannya hanya 1 perusahaan dengan variabel dependennya dummy dan variabel independenya berskala rasio apakah bisa menggunakan uji regresi logistik? Terima kasih mohon responnya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dosen pembimbing saya inginnya saya hanya fokus pada 1 perusahaan mas, apakah bisa menggunakan regresi logistik? Mohon penjelasannya mas kalo memang tidak bisa min sample berapa? Terima kasih

      Hapus
    2. Silahkan konsultasikan dengan dosen pembimbing Anda. Terima kasih.

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi logistik tidak mengenal istilah uji f. Terima kasih.

      Hapus
  5. Pak, hasil uji semua tdk ada mslh, var indep signifikan. Namun, konstanta signifikan, dg nilai exp(B) 0.01. Artinya apa? Apakah bermasalah ya pak? Mengapa nilai exp(B)konstanta kecil sekali ya pak?
    Mohon pencerahannya. Terimakasih-evi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika semua sudah benar, tinggal diinterpretasikan saja. Terima kasih.

      Hapus
  6. Mas. Saya mau tanya. Saya sdg meneliti ttg pengaruh 26 rasio keuangan terhadap daya saing bank syariah. Adapun variabel dependen menggunakan variabel kategori; 1=bank syariah, 0=bank non syariah. Kira2, bisa apa tidak ya menggunakan regresi logit? Persamaannya gmana ya mas? Mohon bantuannya mas. Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk persamaannya silahkan lihat di buku2 statistik saja, di sini sulit untuk menuliskannya. Terima kasih.

      Hapus
  7. Mau tanya kalau mau analisis pengaruh kan pakainya regresi linier berganda tetapi kalau datanya normal, kalau tidak normal disarankan pakai regresi logistik, tapi regresi logistik harus pakai 2 kemungkinan jawaban, kalau semisal ada 4 kemungkinan jawaban bagaimana?harus pakai analisis seperti apa?mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, kata siapa yang mengatakan kalau tidak normal maka menggunakan regresi logistik? Terima kasih.

      Hapus
  8. mas kalau regresi logistiknya pake variabel intervening bisa ga?

    BalasHapus
  9. Pak... Kalo mencari aktiva produktif di bank konvensional caranya gmn yaaa? Di anual tidak tercantum apa harus dengan rumus? Terima makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf maksudnya bagaimana? Terima kasih.

      Hapus
  10. Malam mas mau nanya, kalo v.dummy yg digunakan D1= perusahaan yg melakukan stock split dan D0= perusahaan yg tidak melakukan stock split, dalam periode 4tahun itu pemberian nmr 1 dan 0 untuk setiap 1 perusahaan slma 4thn gimana? Misalkn tahn2009-2012 perusahaan A melakukan ss pda thn 2010,apakh pmberian kode 1 hnya pda thn 2010, sdngkn untuk thn 08,11&12 diberi kode0, atau pemberian kode 1 pda perusahaan A yg sdh melakukan ss padathn 09-12. Terima kasih mohon bntuannya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau melalukan diberi 1, tidak melakukan diberi kode 0. Selesai. Terima kasih.

      Hapus
  11. mas, saya mau tanya, saya sdh uji logistik dan hasilnya signifikan dibawah 0,05 namun betanya bernilai negatif padahal teori yang ada harusnya hubungan nya positif,
    kata dosen saya it dikarenakan data nya tidak normal,
    untuk menormalkan data di uji logistik it bagaimana ya mas?
    sedangkan banyak buku mengatkan bahwa uji logistik tidak perlu uji normalitas
    trimakash

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi logistik tidak memerlukan asumsi normalitas. Terima kasih.

      Hapus
  12. selamat siang pak, saya mau tanya, judul skripsi saya analisis faktor2 yang mempengaruhi persepsi pelaku UKM terhadap penyusunan laporan keuangan, saya menggunakan variabel dummy, baik variabel dependen maupun independen. Regresi apakah yang cocok untuk penelitian saya tersebut? regresi linear berganda atau regresi logistik? mohon pencerahannya. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dependen dummy gunakan logistik. Terima kasih.

      Hapus
  13. Selamat malam pak, saya ingin bertanya. Saya sedang menyusun tesis. Dalam penelitian saya menggunakan variabel dummy untuk variabel dependen. Sedangkan untuk variabel independen sebanyak 4. Dimana 2 variabel independen diukur melalui kuesioner dengan skala likert, sedangkan 2 variabel independen lainnya diukur melalui data sekuder dengan skala nominal. Apakah penelitian saya bisa dianalisis menggunakan regresi logistik? adakah literatur yang bisa mendukung? Terimakasih.

    BalasHapus
  14. mas, saya mau nanya,, judul penelitian saya penerapan sistem informasi geografis dalam pemetaan kejadian dbd di wilker puskesmas.. jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif.. variabel bebas: curah hujan, kelembaban, kepadatan penduduk, abj, (skala interval) umur, jk, pendidikan, pekerjaan, keberadaan teman hias, keberadaan brg2 bekas, kondisi ventilasi (nominal), suhu (rasio)
    variabel terikat nya itu ada penyebaran penyakit (interval) sama status penderita (nominal)
    saya bingung mau menggunakan uji apa mas.. yg cocok buat penelitian saya.. mohon bantuannya terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan simak di rujukan penelitian terdahulu Anda. Terima kasih.

      Hapus
  15. Assalamu'alaikum..
    min, mau tanya.. kalau kita meneliti tentang pengaruh 3 variabel bebas terhadap variabel terikat yang datanya diambil dari 10 perusahaan misalnya, data manakah yang seharusnya diinput ke dalam spss?

    apakah data rata-rata masing2 variabel bebas dan terikatnya, apakah nilai maksimal atau nilai minimumnya?

    Terima kasih, min.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Simak di metode penelitian Anda, lihat pada definisi operasional variabel. Terima kasih.

      Hapus
  16. Selamat siang pak, saya mau bertanya, seperti contoh yang bapak berikan tentang audit delay diatas, dengan variabel indpendennya terdiri dari skala rasio dan skala nominal yang menggunakan variabel dummy, kira2 metode regresi seperti apa yang cocok digunakan untuk pengujian, apabila audit delaynya dihitung berdasarkan jumlah hari keterlambatan. Bukan menggunanakan variabel dummy. Lebih baik menggunaka regresi berganda atau regresi logistik? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat rujukan penelitian terdahulu Anda. Terima kasih.

      Hapus
  17. selamat sore pak , saya mau tanya variabel dependen saya tentang pemahaman standar akuntansi dimana kuesioner saya berbentuk soal tentang dimana hanya ada dua jawaban benar dan salah. analisisnya gmn ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan konsultasikan dengan pembimbing Anda Terima kasih.

      Hapus
  18. sore, maaf saya mau tanya. apabila variabel bebas yang sy gunakan satuannya adalah persentase terhadap GDP. apakah saya dapat melogaritmakan variabel tersebut? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selama nilainya positif bisa Anda logaritmakan. Terima kasih.

      Hapus
  19. Pak, saya mau bertanya lagi. Saya sedang mengerjakan skripsi dengan regresi logistik.
    1. Di tabel uji wald, variabel cr saya nilai beta dan s.e nya 0,000 signya 0,406. Itu kenapa bisa 0,000 ya Pak? jadi bingung kalo bikin persamaannya. Apa karena timpang ya Pak datanya? nilai variabel cr bisa diatas 100% sedangkan variabel lain (der,npm,growth) kebanyakan dibawah 10%.

    2. Jika sig nya 0,000 itu menunjukkan signifikan. Betul Pak?

    Mohon jawabannya Pak. Terima kasih sebelumnnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Coba diperbanyak angka di belakang koma, nanti kelihatan.
      2. Betul. Terima kasih.

      Hapus
  20. Pak, apakah ada cara untuk menghitung jumlah sample yg dibutuhkan ketika ingin menggunakan regresi logistik? Apakah disesuaikan dengan jumlah variabel independen atau bagaimana? Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat pada metode penentuan sampel. Terima kasih.

      Hapus
  21. Pak, saya sedang mengerjakan skripsi , saya mau tanya apakah regresi logistik bisa dipakai kalau hanya menggunakan 2 variabel (1 variabel dependent 1 variabel independent), varibel dependen saya varibel dummy ?
    Terima kasih pak

    BalasHapus
  22. Sore Pak, saya mau bertanya, artinya dalam perhitungan parsial leverage koefisien regresinye menurut teori minus, namun hasil yang saya dapatkan 0,000 dan tidak berpengaruh signifikan. Apakah hasil yg saya teliti benar Pak? dan saya mau bertanya Pak, bagaimana interpretasinya jika koefisien regresi nya 0,000?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar atau salah kami tidak tahu. Coba diperbanyak digit di belakang koma, nanti akan ketahuan angkanya, atau tabulasi data disesuaikan misalnya dari 1.000.000 ditulis 1 saja dalam pengertian satuan adalah juta. Terima kasih.

      Hapus
  23. Selamat pagi pak. Saya ingin bertanya. Saya sedang mengerjakan skripsi dan menggunakan regresi logistik. Setelah melakukan pengujian, hasilnya variabel independen tidak signifikan semua, jadi sebaiknya gmna ya pak? Apa yg seharus dilakukan?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakah konsultasikan dengan dosen pembimbing Anda. Terima kasih.

      Hapus
  24. Selamat malam pak

    Saya ingin melakukan analisis laporan keuangan menggunakan regresi logistik. variabel independennya adalah rasio-rasio keuangan. Pertanyaan saya adalah apakah saya bisa menggunakan variabel independen "Pertumbuhan net profit margin (Selisih net profit tahun ini dengan tahun sebelumnya)"?

    Terima kasih banyak. Mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara statistik boleh. Terima kasih.

      Hapus
  25. Malam pak, sayakan sudah uji regresi logistik dan hasilnya juga sudah signifikan dibawah 0,05 namun nilai betanya bernilai negatif, menurut teori yang ada harusnya berada di interval [0,1], jadi itu bagaimana ya pak? apa yang harus saya lakukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau semua dah OK tinggal diinterpretasikan saja. Terima kasih.

      Hapus
  26. Selamat siang pak, saya mau bertanya, kalau semua udah sesuai aturan kecuali pada tabel hosmer and lemeshow di sig-nya kan harus besar dari 0.005 akan tetapi yg ada sig-nya kecil dari 0.005 jadi apa yg salah dan harus bagaimana ? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan simak artikel dan tanya jawab di atas. Terima kasih.

      Hapus
  27. selamat malam om.. saya mau tanya, kalau menggunakan analisi regresi logistik biasanya menggunakan alat uji apa saja ya? saya ingin menggunakan semua itu supaya hasilnya bagus. terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan simak artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
  28. Selamat Malam .. saya mau tanya kalau menggunakan analisis regresi logistik dalam rumusan masalahnya itu apa ya ? apakah menggunakan hubungan secara parsial dan simultan atau tidak ? terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan baca artikel dan tanya jawab di atas. Terima kasih.

      Hapus
  29. selamat malam.. Saya sedang meneliti tentang financial distress. kode 1 untuk perusahaan yang mengalami laba negatif selama dua tahun. sementara 0 untuk perusahaan yang tidak mengalami laba negatif. yang ingin saya tanyakan adalah mengapa di classification table, yang seharusnya diberi kode 1 masuk ke dalam kategori 0? sehingga percentage of correctnya rendah sekali. apa yg salah ya Pak? terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan check goodness of fitnya. Terima kasih.

      Hapus
  30. selamat pagi pak. saya mau tanya. skripsi saya kan ttg pengaruh sektor unggulan trhdp perumbuhan ekonomi. kira2 alat analisis yg eigunakan apa ya pak ?. kalu misal variabel independennya 0 atau 1(sktor unggul/tdk). kira2 ada apa tidak bpk ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat rujukan penelitian Anda. Terima kasih.

      Hapus
  31. Pagi.
    Udh saya coba, tapi kok hasil output saya d step 2.a kagk keluar yah kolom variabel in the equation.a ?
    Saya jadi bingung.
    Mohon bantuan.a

    BalasHapus
  32. selamat malam pak. saya mau bertanya, saya akan melakukan penelitian dengan 7 variabel independen dimana 3 diantarnya merupakan variabel dummy dan 4 lainnya varibel rasio, dan variabel dependennya juga merupakan variabel rasio. apakah bisa menggunakan regresi logistik? terus, apa bisa juga kalo menggunakan regresi linear berganda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Logistik hanya digunakan jika dependennya merupakan dummy. Terima kasih.

      Hapus
  33. Selamat malam pak, saya akan melakukan penelitian dimana penelitian sya menggunakan SEM dengan bantuan program amos,
    Yg ingin saya tnyakan, kalau mau lihat signifikan atau tdk signifikan dalam sem bgaimana?

    BalasHapus
  34. Pak signifikasi pengujian hipotesis < 10%? tp ada jg yg mengatakan < 0,05? Mana yg lebih tepat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semuanya benar, tergantung tingkat signifikansi yang dipergunakan. Terima kasih.

      Hapus
  35. bapak. saya mau bertanya.
    jika variabel independennya memiliki 45 indikator dan diukur dengan 1 atau 0 (1 menyatakan diungkapkan dan 0 tidak diungkapkan) sedangkan variabel dependennya rasio, bisakah menggunakan analisis regresi logistik ? Mohon jawabannya pak. terimakasih jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi Logistik dipergunakan untuk dependen dummy. Terima kasih.

      Hapus
  36. Bapak saya mau bertanya, kalo var Y nya itu sukses dan gagal itu termasuk data nominal atau ordinal ya pa?

    BalasHapus
  37. selamat malam pak,
    jika var.dependent saya Dummy (Nominal), sedangkan Var.Independent saya Skala Likert (Ordinal). apa tetap bisa menggunakan Regresi Logistics?

    Mohon bantuannya.
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pak,

      saya mau tanya lagi,
      saya bingung harus menggunakan uji analsis apa saja u/ skripsi saya.

      yang saya tahu, saya harus menggunakan uji validitas dan reliabilitas u/ kuesioner saya.
      dan u/ regresi logistic nya sendiri saya bingung harus menggunakan uji apa analisis apa saja?

      mohon bantuannya pak,

      terima kasih

      Hapus
    2. Silahkan baca2 artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
  38. selamat malam pak..saya ingin bertanya..bagaimana menyusun pertanyaan kuesioner jika sampelnya terbagi menjadi 2 kelompok?...apakah saya harus menyusun pertanyaan yang bisa dijawab keduanya?..atau memang ada beberapa pertanyaan tertentu dari total seluruh pertanyaan di kuesioner yang memang khusus untuk 1 kelompok saja ? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika ingin mengukur hal yang sama, tentunya harus menggunakan alat ukur yang sama. Terima kasih.

      Hapus
  39. Assalamualaikum
    Saya mau Tanya mas, Kalau secara keseluruhan Variabel berpengaruh negative berarti tak memiliki pengaruh significant ya? Apakah itu nanti bermasalah atau tidak mas?

    BalasHapus
  40. Asslamualaikum
    Selamat malam Pak, Saya mau bertanya untuk Regresi Logistik Multinomial Apakah harus menggunakan 4 uji asumsi klasik (uji Normalitas, Multikolienaritas, Autokorelasi, dan Heteroskedastisitas)? Terimakasih

    BalasHapus
  41. Assalamu'alaikum
    Saya mau bertanya pak, penelitian yang saya lakukan berisi 5 variabel salah satu diantaranya menggunakan variabel dummy yaitu jenis pekerjaan, namun setelah diregresi hasilnyanya tidak signifikan, bagaimana cara mengartikan variabel dummy yg tidak signifikan ?
    trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak signifikan berarti tidak berpengaruh. Terima kasih.

      Hapus
  42. assalammualikaum
    slamat malam, maaf mau bertanya, di dalam regresi logistik terdapat beberapa uji diantaranya Menilai kelayakan model regresi, Menilai keseluruhan model (overall model fit), multikolinearitas, yang saya ingin tanyakan apakah uji-uji tersebut merupakan syarat utk melanjutkan pengujian menggunakan regresi logistik dan jika uji tersebut tidak sesuai apakah kita tidak bisa melanjutkan pengujian menggunakan regresi logistik?

    BalasHapus
  43. mohon bantuanya
    apakah diperbolehkan jika dalam regresi logistik, salah satu variabel X nya di log kan?
    terimakasih

    BalasHapus
  44. pak saya sedang melakukan penelitian mencari pengaruh menggunakan 3 variabel bebas dan 1 variabel terikat. saya mau bertanya pak untuk menentukan pengaruh terbesar di lihat dari koefisien regresi berganda kan ya pak, dan bisanya jika di hasil uji regresi berganda X3 saya terbesar harusnya X3 di hasil uji sederhana saya pun terbesar tapi kenapa di uji yang saya lakukan di hasil uji regresi sederhana X1 saya malah menjadi yang lebih besar? hasil regresi saya
    Uji Regresi Berganda :
    Ŷ = 10.771 + 0.182 X1 + 0.205 X2 + 0.379 X3
    Uji Sederhana :
    X1 = Ŷ = 16.938 + 0.622 X1
    X2 = Ŷ = 20.036 + 0.544 X2
    X3 = Ŷ = 17.643 + 0.599 X3
    dari hasil uji sederhana X3 menjadi yang terbesar ke 2, sedsngkan X1 malah terbesar padahal di uji regresi berganda dia mempunyai hasil kefisien regresi terkecil. apa hasil tersebut bisa saya pertahankan atau bagaimana pak? jika bisa pertahankan alasan apa yang bisa saya berikan pak? mohon masukanya pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini kamar untuk regresi logistik. Terima kasih.

      Hapus
  45. Malam pak saya ingin tanya.. untuk regresi logistik bagaimana cara menguji secara simultannya yah pak?

    BalasHapus
  46. Pagi pak, sy mau tanya jika yg menggunakan kategori dummy merupakan variabel independen apakah pengujiannya jg regresi logistik atau regresi linear berganda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Logistik untuk dummy pada dependen. Terima kasih.

      Hapus
  47. Selamat pagi .
    Saya punya data penjualan dan Biaya mutu contoh. sales 300000 dan biaya mutu 120000
    dan Mutu produk dengan transformasi daroi ordinal ke interval
    bagaimana memasukkanya dalam SPSS

    BalasHapus
  48. Maaf mau bertanya, Dalam regresi logistik, hasilnya telah diketahui signifikan atau berpengaruh..lantas untuk mengetahui bahwa pengaruhnya positif atau negatif bagaimana ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari tanda pada koefisiennya. Terima kasih.

      Hapus
  49. permisi ingin bertanya. apakah varibel dummy pada intinya untuk membandingkan 2 hal yang berbeda? contoh perusahaan asing dan perusahaan non asing. teriamaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa juga untuk respons, 1 ada respons, 0 tidak ada respons. Terima kasih.

      Hapus
  50. maaf pak mau tanya, apakah dengan sampel sebanyak 12 bisa menggunakan regresi logistik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak ahli yang menyarankan statistik parametrik menggunakan data di atas 30. Terima kasih.

      Hapus

Cari Materi