Regresi Logistik

Regresi logistik (logistic regression) sebenarnya sama dengan analisis regresi berganda, hanya variabel terikatnya merupakan variabel dummy (0 dan 1). Sebagai contoh, pengaruh beberapa rasio keuangan terhadap keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Maka variabel terikatnya adalah 0 jika terlambat dan 1 jika tidak terlambat (tepat). Regresi logistik tidak memerlukan asumsi normalitas, meskipun screening data outliers tetap dapat dilakukan. Untuk asumsi multikolinearitas pada regresi logistik silahkan simak di sini.

Interpretasi regresi logistik menggunakan odd ratio atau kemungkinan. Sebagai contoh, jika rasio keuangan ROA meningkat sebesar 1% maka kemungkinan ketepatan menyampaikan laporan keuangan meningkat sebesar 1,05 kali. Berarti semakin tinggi ROA kemungkinan tepat semakin tinggi. Atau jika rasio keuangan DER meningkat sebesar 2% maka kemungkinan ketepatan penyampaian laporan keuangan meningkat sebesar 0,98 kali atau bisa dikatakan menurun karena lebih kecil dari 1 yang berarti kemungkinan terlambat semakin tinggi.

Berikut adalah simulasi aplikasi regresi logistik (logistic regression) dengan SPSS Versi. 11.5. Contoh tabulasi data dengan 84 sampel bisa di download di sini. Tampilannya pada SPSS Versi 11.5 kurang lebih seperti ini

Simulasi adalah untuk melihat pengaruh antara variabel profitabilitas, kompleksitas perusahaan, opini auditor, likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap ketepatan penyampaian laporan keuangan tahunan perusahaan. Profitabilitas diukur dengan ROA; kompleksitas diukur dengan 1 jika mempunyai anak perusahaan dan 0 jika perusahaan tidak mempunyai anak perusahaan; opini auditor diukur dengan 1 jika mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian dan 0 untuk opini yang lain; likuiditas diukur dengan Current Ratio; dan kompleksitas diukur dengan logaritma natural market value. Nah variabel terikatnya adalah ketepatan penyampaian laporan keuangan dengan kode 1 untuk perusahaan yang tepat waktu dan 0 untuk perusahaan yang terlambat.
Klik menu Analyze, pilih Binary Logistic, seperti ini:

Jika anda benar, maka akan keluar menu box untuk regresi logistik. Masukkan variabel ketepatan ke dalam box dependend, dan masukkan variabel bebas ke dalam box covariate. Lalu klik pada options, sehingga akan keluar box seperti ini:

Beri tanda centang seperti pada gambar di atas lalu klik continue sehingga akan dikembalikan pada menu box logistik dan tekan OK. Program akan melakukan perhitungan secara otomatis, dan hasil selengkapnya dapat anda bandingkan dengan data yang telah anda download

Interpretasinya adalah sebagai berikut:
Pertama. Melihat kelayakan model dengan menginterpretasikan output berikut ini:

Nilai -2 Log Likelihood adalah sebesar 96,607 yang akan dibandingkan dengan nilai Chi Square pada taraf signifikansi 0,05 dengan df sebesar N-1 dengan N adalah jumlah sampel, berarti 84 – 1 = 83. Dari tabel Chi Square, diperoleh nilainya adalah 100,744. Jadi -2 Log Likelihood < Chi Square (96,607 < 100,74);

Jika konstanta saja dimasukkan tidak layak, semua variabel bebas dimasukkan juga tidak layak, tapi kan ada penurunan -2 Log Likelihood. Yup penurunannya adalah sebesar 96,607 – 84,877 = 11,73. Atau kalau males ngitung manual, Output SPSS juga telah memberikan nilai itu yaitu sebagai berikut:

Nah kelihatan kan kalau output selisihnya adalah sebesar 11,729 dan mempunyai signifikansi 0,039 < 0,05.

Kalau masih kurang puas, bisa dilihat nilai Hosmer and Lemeshow Test. Hosmer dan Lemeshow Test adalah untuk melihat apakah data empiris cocok atau tidak dengan model atau dengan kata lain diharapkan tidak ada perbedaan antara data empiris dengan model. Model akan dinyatakan layak jika signifikansi di atas 0,05 atau -2 Log Likelihood di bawah Chi Square Tabel. Hati-hati, ini berkebalikan dengan uji yang lain sebelumnya. Tampak kan bahwa nilai Hosmer and Lemeshow Test adalah sebesar 9,778 dengan signifikansi 0,281 > 0,05. Berarti model adalah fit dan model dinyatakan layak dan boleh diinterpretasikan.
Gambar di atas memberikan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,191 yang berarti bahwa kelima variabel bebas mampu menjelaskan varians ketepatan penyampaian laporan keuangan sebesar 19,1% dan sisanya yaitu sebesar 80,9% dijelaskan oleh faktor lain.

Pengujian hipotesis penelitian dilihat dengan output berikut ini:

Lihat aja signifikansinya, yang di bawah 0,10 (10%) berarti signifikan berpengaruh atau hipotesis diterima. Pembahasannya silahkan dikaitkan dengan teori yang dikembangkan di awal.

Silahkan download materi di atas di sini
dan jika memerlukan file data contoh silahkan download di sini

121 komentar:

  1. Maaf, mas.. numpang tanya.. bole ya?^^
    nama saya veny, mahasiswi akun..
    saat ini saya sedang menyusun skripsi dan kebetulan saya pake reglog ini..
    nah, dalam pengolahannya saya mengalami kesulitan mas..
    soalnya gini, data udah saya input sebenar2nya.. udah saya cek juga runtutan pengerjaannya, tapi output yg keluar itu ga lengkap..
    ga da tabel nagelkerke sama hosmer lemeshow nya.. saya bingung..
    apa ini ad kaitannya ama variabel bebas yang saya pake? soalnya ketika saya ngurangin 2 var bebas yg saya pake, outputnya muncul.
    kira2 apa penyebabnya ya mas? tau ga? klo tau, tolong dishare ke veny dong,, thx before =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  2. Pak, saya mau nanya nih. Kalo qt pakai 'case wise diagnostic',berapa batasan buat outlierny? Thx before,pak:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  3. malam mas,
    sya mahasiswi yang lagi uji tentang perataan laba..
    saya agak bingung kenapa asumsi klasik tidak diperlukan lagi untuk uji binary logistic?
    gimana jika penelitiannya itu dengan regresi linear / sedrhana?
    bisa dijelaskan dengan bahasa yang lebih mudah dicerna ga?
    saya gak paham kalau baca yang uda di post itu..

    terus memangnya kalo uji multivariate serempak itu, hipotesanya begini ya?
    Ho: tidak ada pengaruh jenis usaha, profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage operasi, dan net profit margin terhadap praktik perataan laba
    (semua variabel dalam 1 hipotesa).

    terima kasih
    -lydia-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Lydia silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  4. malam mas..
    saya mahasiswa skripsi akuntansi.saya menulis skripsi dgn topik going concern pada perusahaan perbankan. disini saya menggunakan smapel sebanyak 17 perusahaan dgn periode pengamatan selama 5 tahun (jumlah sampel keseluruhan = 85 perusahaan).
    variabel dependen merupakan variabel dummy. variabel independen merupakan gabungan variabel dummy dan nominal.
    pada saat maju sidang skripsi dosen penguji menanyakan mengapa saya menggunakan regresi logistik dalam mengolah data.
    saya telah menjawab bahwa saya menggunakan regresi logistik dikarenakan variabel dependen merupakan variabel dummy.tetapi penguji saya tampak tidak puas dgn alasan saya tersebut karena menurut dia jumlah data saya terlalu sedikit.
    kemudian saya melakukan revisi tetapi dosen pembimbing saya tetap menyarankan menggunakan regresi logistik.

    yang ingin saya tanyakan:
    1. apakah kelebihan dan kekurangan dari penggunaan regresi logistik?
    2. apakah ada alasan lain yang lebih kuat mengapa regresi logistik lebih tepat untuk sampel yg variabel dependennya merupakan variabel dummy.
    nb: mengingat pada bulan februari saya akan sidang skripsi lagi.

    terima kasih atas jawabannya.
    Nia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Nia silakah sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  5. maaf mas, yang pernah saya baca memang sebelumnya model altman hanya digunakan, untuk teori kebangkrutan perbankan, namum kemudian dia merevisi kembali agar bisa digunakan untuk perusahaan manufaktur. kalo begitu tetap tidak bisa digunakan yah mas yah buat hipotesis saya. maaf sebelumnya yah mas.

    BalasHapus
  6. Buat Anonim (mungkin P. Hasanudin)
    Yup altman digunakan untuk manufaktur memang iya. maksudnya, hipotesis menjawab permasalahan penelitian, lha masalah penelitian anda apa? kalau variabel terikatnya dummy (bangkrut atau tidak) ya gunakan regresi logistik. tapi kalau variabel terikat bukan dummy ya regresi berganda. thanx

    BalasHapus
  7. selamat malam mas ....
    saya yuliza mahasiswa statistik dari USU

    saya lagi mengerjakan tugas akhir ...
    disini saya mengambil judul ramalan jumlah produksi kedelai PROV SUMUT. saya menggunakan regresi logistik dan data yang saya ambil luas panen dan jumlah produksinya

    yang mau saya tanyakan :
    1. apakah data itu bisa digunakan untuk regresi logistik ??? karena saya baca di buku bahwa penggunaan regresi logistik untuk data yang bersifat ordinal.
    kalo memang tepat regresi logistik, mohon bantuannya untuk memberikan panduan untuk menggunakannya.

    2. buku yang biasa digunakan untuk regresi logistik itu apa apa saja ???

    3. cara menggunakannya dengan SPSS bagaimana ???

    4. kalo tidak bisa digunakan dengan regresi logistik maka digunakan dengan cara apa?

    sekali lagi mohon bantuan dan bimbingannya dengan sangat .....
    sukses selalu buat blog nya nih ... semoga saran dan masukkan dari mas dapat berguna bagi saya

    BalasHapus
  8. Buat Yuliza
    1. Regresi logistik digunakan untuk variabel terikat dummy (1 dan 0). mohon dichek variabel terikat yang anda gunakan apa?

    2.3.4 Sudah ada link singkat tentang regresi logistik. silahkan didownload. thanx

    BalasHapus
  9. malem mas, saya april sedang menyusun tugas akhir. skripsi saya tentang penerapan standar akuntansi pemerintahan, cara mengukur penerapan standar: jika sudah diterapkan dengan benar, maka opini audit= wajar tanpa pengecualian (WTP), jika belum diterapkan dengan benar, maka opini audit= selain wajar tanpa pengecualian. Disini saya memakai skala nominal dengan kode 1-4, 1 untuk disclaimer opinion dan 4 untuk WTP. Yang saya mau tanyakan, apa untuk regresi logistik, skalanya harus 0 dan 1, lalu kenapa untuk regresi logistik uji asumsi klasik tidak perlu dilakukan, minta tolong sumber dari buku yang bisa saya jadikan referensi karena saya agak kesulitan memperoleh referensi tentang reg log ini. Makasih sebelumnya mas

    BalasHapus
  10. Buat April
    Regresi logistik digunakan untuk variabel terikat berupa dummy, 1 dan 0 dan tidak memerlukan asumsi klasik seperti regresi linear. terima kasih

    BalasHapus
  11. saya melakukan penelitian mengenai kondisi kesulitan keuangan untuk bank devisa dan bank nondevisa. persamaan yg dibentuk adalah Y = a + bCAR + cATTM + dAPB + eNPL + fPPAPAP + PemPPAP + hROA + iROE + jNIM + kBOPO + lLDR + e.
    data CAR, ATTM, APB, NPL, PPAP, PemPPAP, ROA, ROE, NIM, BOPO, LDR sdh sy mskkan k SPSS ver 15. Y bernilai 1 jika bank tidak mengalami kesulitan keuangan, 0 jika bank mengalami kesulitan keuangan. langkah selanjutnya gmn? mksd sy sy mau analyze tp g tau caranya. please help!

    BalasHapus
  12. Buat Rabiah
    Silahkan di downloadi simulasi singkat regresi logistik. Terima kasih

    BalasHapus
  13. salam kenal mas..saya lg nyusun skripsi pake reg logistik hasil output saya ko konstanta nya negatif ya mas, itu kenapa sih, semua uji model fit, keofisien determinasi dan hosmer dah cocok dan sesuai dengan model. apa tanda negatif pada konstanta artinya hasil regresinya salah atau bagimana.tolong penjelasannya

    ini outputnya :
    -5.579+0.794X1-1.058X2-4.786X3-O.029X4+0.568X5

    BalasHapus
  14. Buat Anonim
    Jika sudah fit, nilai negatif tidak ada masalah. tinggal diinterpretasikan penerimaan atau penolakan hipotesisnya. terima kasih

    BalasHapus
  15. asslamualaikum, mohon bantuannya,apakah benar jika teknik pengambilan sampel yang digunakan adlah snowball maka analisis data tidak bisa menggunakan regresi logistik??

    BalasHapus
  16. Buat Anonim
    Boleh saja selama variabel terikatnya dummy. thanx

    BalasHapus
  17. permisi,, numpang nanya,,
    sy Arie, sedang mengerjakan tugas akhir,,

    saya sedang meneliti pengaruh kepmimpinan kepla sekolah dan budaya kerja terhadap prestasi siswa. Dalam penelitian ini variabel X (x1 dan x2) saya menggunakan skala likert. variabel Y adalah prestasi siwa = menggunakan skala nominal (1=berprestasi; 0=tdk berprestasi)..
    jadi yang jadi pertanyaan saya adalah :
    Apakah tepat klo sya menggunakan metoda analisis regresi binary logistic karena setelah jawaban angkt respondn sya input, dan dianalisis menggunakan binary logistic pada output spss muncul:
    1. Block 1: Method = Enter dan Model Summary
    d. Estimation terminated at iteration number 20 because maximum iterations has been reached. Final solution cannot be found., dan
    2. Block 0: Beginning Block muncul: Estimation terminated at iteration number 7 because parameter estimates changed by less than ,001.

    mohon penjelasannya mas..terima kasih sebelumnya,...

    BalasHapus
  18. Buat Arie
    Bisa menggunakan regresi logistik dan kemungkinan karena kurangnya variasi pada variabel Y, misalnya anda menggunakan 100 responden, mungkin yang 0 jauh lebih sedikit dari pada yang 1 (ini hanya kemungkinan). Terima kasih

    BalasHapus
  19. trims mas..setelah saya cek memng betul setelah karena kurangnya variasi pada variabel Y.
    nanya lgi mas...saya punya data nilai raport dan hasil prestasi non akadmik (berhbungan dengna variabel Y). baiknya buat apa ya mas, apakah bisa tuk menjelaskan tentang prestasi siswa juga? sebagai penguat hasil analisis? mohn pencerahannya lagi mas. tq Arie.

    BalasHapus
  20. Numpang nanya pak..
    1. saya menggunakan regresi binary logistik, di analisis data pa msh hrus menggunakan analisis deskriptif?
    2. dari output spss, mana ya yg dipake? block 0=begining block, blok 1, atau block 2?
    3. nilai P sama dengan nilai Sig ya?
    mhn pencerahanya pak, maaf pertanyaan sya awam banget..trims..Eko

    BalasHapus
  21. cara mengetahui data outlier gmn ya ?

    BalasHapus
  22. Buat Eko
    1. Tergantung dari keperluan.
    2. Semuanya dipakai
    3. Yup.
    Terima kasih

    BalasHapus
  23. Buat Anonim
    Sudah ada menunya, casewise diagnostic lalu lihat di outputnya. Terima kasih

    BalasHapus
  24. maaf, maw nanya,, apakah logic regression sama dengan regresi logistik berganda???
    terimakasih

    BalasHapus
  25. Buat Anonim
    Logistik regresi digunakan untuk variabel dependen dummy. thanx

    BalasHapus
  26. Standardized bisa mengeliminir perbedaan dimensi dari variabel bebas. bisa digunakan untuk melihat variabel mana yang paling dominan pengaruhnya.

    saya pny data nilai standardized coefficients beta:
    A= -.590
    B= .180
    C= .030
    D= -.080
    variabel mana yg pengaruhnya paling dominan? A atau B? apakah nilai yg tertinggi harus positif?
    mohon bantuannya..
    nb: tingkat signifikasi 5%

    BalasHapus
  27. Mas, saya mo nanya...
    Var Y (skala 1-5)
    Var X1 (skala 1-0)
    Var X2 (skala 1-5)
    Bener gak mas klo sy pke:
    Hubungan X1-Y pke kor biserial
    Hubungan X2-Y pke regresi sederhana
    Hubungan X1,X2 - Y pke regresi ganda
    Mohon petunjuk y mas...terimakasih

    BalasHapus
  28. Buat Anonim
    Yg paling dominan A karena diambil nilai mutlaknya. Terima kasih

    BalasHapus
  29. Buat Anonim
    Yang penting adalah rancangannya menggunakan parametrik atau non parametrik, bukan pada jumlah skala dalam satu variabel. Terima kasih

    BalasHapus
  30. Perkenalkan, saya Yuris
    saya mau tanya masalah teknis penggunaan regresi logistik dg menggunakan spss, Mas
    salah satu variabel independen saya sifatnya nominal, yaitu tipe pemerintahan daerah,
    1 = kabupaten
    2 = kota
    3 = prov
    di suatu sumber, yaitu http://ariyoso.wordpress.com/2009/11/11/regresi-logistik/ disebutkan untuk memasukkan variabel kategorik ke "categorical coveriates" setelah memilih "analize" dan "biner logistik".
    apakah memasukkan data kategorik ke "categorial" itu suatu pilihan (tidak terlalu penting/tidak pengaruh dg hasil) atau memang harus?
    atau memang dalam regresi logistik, mengolah data nominal dan non nominal semua sama saja perlakuannya?
    bagaimana bila kategorinya 2 (kode 0 dan 1)? perlakuannya bagaimana, Mas?
    besar harapan saya mas dapat menjawab =)
    terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  31. Buat Yuris
    Jika kabupaten, kota dan prov mempunyai strata maka merupakan kategorial dan harus dimasukkan ke dalam categorial (ini penting). tapi jika hanya kode maka merupakan nominal dan tidak bisa digunakan ke dalam regresi dan harus diubah dulu ke dalam bentuk dummy dan sudah ada diskusi tentang mengubahnya di sini. Terima kasih

    BalasHapus
  32. mas, mau tanya kalau di regresi logistik, cara pengujian secara simultan itu bagaimana ya caranya ?
    lalu analisisnya dari tabel yang mana ?
    terima kasih

    BalasHapus
  33. Buat Anonim
    Yang ada uji kelayakan model dan ada beberapa pengujian seperti pada simulasi di atas. Terima kasih

    BalasHapus
  34. maz sy mau tanya tentang regresi ordinal dan syarat-syaratny serta cara d spssna???
    terima kasih atas infonya??

    BalasHapus
  35. Buat Anonim
    Silahkan disimak di postingan regresi ordinal. Terima kasih

    BalasHapus
  36. mas, saya eko, saya sedang membahas tentang regresi logistik biner bivariat, kira2 klo menggunakan spss bisa ga sih mas ngolah datanya???

    BalasHapus
  37. Buat Eko
    SPSS sudah tersedia analisis regresi logistik. Terima kasih

    BalasHapus
  38. malam mas,

    saya redina, sedang menyusun skripsi dan kebetulan menggunakan reg log u/ menguji hipotesis saya.

    begini, setelah saya baca post-an mas, benar2 menambah wawasan saya. karena saya awam bgt ttg logit ini, biasa dikampus cuma ngebahas RLS, dan RLB saja, sedangkan logit tidak dibahas secara mendalam.

    mengenai kelayakan model, saya penasaran apakan model saya fit atau tidak, makanya saya coba. berikut hasilnya :

    a. u/ total sample 225
    uji model fit pertama likelihood>chisquare nya
    hasil yang saya dapat 238,368 < 259,91
    maka tidak layak

    2. penurunan -2 likelihood, diliat dari sig di tabel omnibus
    signya 0,001 (syarat < 0,05)
    berarti layak

    3. hosmernya dibawah 0,05 yaitu 0,000... berarti tidak layak

    nah kalo begitu (tidak semua uji model layak, terdapat satu uji yang tidak layak)bgmn mas ya? apakah model logit saya bisa digunakan untuk uji multivariate

    terima kasih

    BalasHapus
  39. Buat Redina
    Agak sulit juga membaca keterangan Anda. akan tetapi coba lakukan dulu modifikasi agar memenuhi asumsi yang ada, misalnya dengan transformasi atau mengeluarkan data outliers. Terima kasih

    BalasHapus
  40. mas, saya mau tanya, kalo kita rumusan masalah untuk menguji secara simultan dan parsial . apakah itu masih bisa menggunakan regresi logistik untuk analisis datanya? variabel dependen saya dummy.

    BalasHapus
  41. Buat Annie
    Sepertinya regresi logistik tidak mengena istilah simultan. Terima kasih

    BalasHapus
  42. mas, kalau misalnya output selisihnya mempunyai signifikansi > 0,05 yang tidak signifikan. Berarti penambahan variabel bebas tidak mampu memperbaiki model sehingga dapat dinyatakan tidak fit, atau dengan kata lain model tidak boleh digunakan, apakah uji regresi logistik ini boleh diteruskan/atau dipakai nilai2 selanjutnya???

    BalasHapus
  43. Buat Anonim
    Sebaiknya dilakukan modifikasi model dulu sampai model dinyatakan layak. Terima kasih

    BalasHapus
  44. saya miko mas....
    nilai Hosmer lemeshow nya fit 0,064 tetapi nilai nagelkeskernya tidak signifikan cuman 0,035... mengapa ini bisa terjadi?
    apakah penelitian saya tidak layak?
    terimakasih

    BalasHapus
  45. Buat Miko
    Jika memang parameter semuanya fit, berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat relatif rendah, 3,5%. Mungkin perlu identifikasi variabel bebas yang lain. Terima kasih

    BalasHapus
  46. saya dina mas, mas saya ada tugas eksperimen untuk melihat hasil menulis karangan siswa dan saya mw melihat hasil perbedaan nilai siswa yang menggunakan metode dan yang tidak menggunakan metode, itu kalau mengujinya hanya dengan menggunakan uji kenormalan dan uji t test berpasangan apa sudah cukup??
    karena yang ingin dilihat apakah adanya perbedaan atau tidak??
    terima kasih...

    BalasHapus
  47. Buat Dina
    Silahkan menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  48. Selamat siang mas.
    saya Adit.
    Ingin bertanya, sedang ada tugas akhir dengan analisis binary logistic regression. Apakah di dalam BLR memerlukan uji asumsi klasik ? Adakah buku referensinya ?
    Kemudian bagaimanacara mengetahui berpengaruh / tidak berpengaruh dan signifikan / tidak signifikannya ?

    BalasHapus
  49. mas, saya mau tanya. bagaimana cara menentukan tingkat signifikansi regresi logit? di contoh diatas menggunakan tingkat signifikansi 10% (0,10). kalau menggunakan regresi logit apakah harus 0,10 atau bisa juga menggunakan sig 0,05? apa ada kriteria tertentu yagn mengharuskan kita memakai sig 0,10 atau 0,05.?

    BalasHapus
  50. Buat Adit
    Silahkan menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  51. Buat Ari
    Mohon menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  52. Saya Mulyono, saya baru melihat blog ini,
    Subhanallah.... sangat bagus dan bermanfaat sekali bagi penambahan ilmu saya.

    BalasHapus
  53. Buat Mulyono.
    Mohon partisipasinya di forum diskusi. Terima kasih

    BalasHapus
  54. saya fendi mas, kalo variabel dependen saya dummy dan salah satu variabel bebas saya juga dummy, apa menggunakan regresi logistik juga ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi digunakan untuk variabel dependen dummy dan untuk variabel independen bisa dummy bisa bukan. Untuk selanjutnya mohon menggunakan menu forum diskusi. Terima kasih

      Hapus
  55. maaf pak,, saya mau tanya...
    kalau seandainya dari semua variabel independen tidak ada yang berpengaruh terhadap variabel dependen, itu kira2 penyebabnya apa ya?? lalu penyelesaiannya bagaimana?
    saya lagi nyusun skripsi, kayaknya kalo tidak ada yang berpengaruh kog gimana gitu ya...
    terima kasih :)

    Erna.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami hanya fokus di statistik saja, silahkan konsultasikan dengan dosen pembimbing Anda. Terima kasih

      Hapus
  56. mas , saya agus....
    saya kan menggunakan analisis logistik binary, dari hasil spssnya uji nilai Hosmer and Lemeshow Test saya < 0,05 artinya kan data saya bermasalah y???
    apa masih bisa di lanjutkan penelitiannya apa gak mas..
    soalnya saya masih awam dalam spss...
    saya menggunakan spss 16.
    trims..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  57. Asslmkm.

    Mas saya Siska mahasiswi jurusan akuntansi jika menggunakan regresi logistik apakah perlu korelasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  58. mas , saya putri ...
    Saya sedang menyusun tugas akhir ..
    ide saya adalh tntg pengaruh faktor prilaku belajar, cara didikan orangtua, dan nilai tes masuk trhdap prestasi belajar.
    karena nilai tes masuk tersebut setara, di artikel2 saya disarankan memakai analisi kovarian.. tapi saya sulit mencari bahan atau buku tentang analisis tersebut .
    kalo bisa, tolong penjelasan tentang analisis tersebut dan buku apa yang bisa saya pakai? trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Putri silahkan menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  59. Saya sedang menyususn tesis dengan data kuisioner dan menggunakan moderasi..tatapi hasil uji saya terjadi multikol dan akhirnya saya menggunakan uji nilai selidih mutlak..saya mau tanya, apakah ada syarat-syarat untuk menggunakan uji nilai selidih mutlak tersebut. mohon bantuan penjelasannya
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan berdiskusi dengan menggunakan forum diskusi. Terima kasih

      Hapus
  60. Mas,mengenai regresi logistik ini, bisa tidak jika hanya menggunakan 1 variavel independen?
    Lalu bagaimana dengan alat analisisnya jika ternyata tidak menggunakan reglog,Mas? soalnya khan itu univariat ya...
    Terima kasih,Mas..^^

    BalasHapus
  61. Mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  62. Pak, sy Rara, saya mau tanya.. interpretasi persamaan regresi logistik itu bagaimana ya..?

    Ln __FD__ = 1,029 – 0,035MGRO + 0,004INSTO + 0,090BOARD
    1 – FD - 0,026KOM_INDP – 0,317K_AUDIT + 0,022SM + e

    Ln __FD__ = 1= financial distress, 0=non-financial distress
    1 – FD

    setau saya berbeda dengan cara imterpretasi persamaan multiple regression.

    hipotesis penelitian sy adlh "apakah terdapat pengaruh corporate governance trhdp kesulitan keuangan",bukan "apakah corporate governance berpengaruh terhadap probabilitas terjadinya kesulitan keuangan", apakah persamaan regresi logistik diatas tepat untuk sy gunakan..? karena seingat saya ada beberapa macam persamaan reglog.

    ditunggu jawabannya ya pak,
    -thanks-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Rara silakan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  63. mas, maap ni mau tanya.. datanya dapet dari mana ya (sumber)? mau ikutan pakai datanya gitu.. skripsi saya tentang bayesian regresi logistik, lagi bingung nyari data...kemarin nyari di BPS datanya prosentase semua...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini hanya simulasi saja, jadi jangan dijadikan rujukan data. Terima kasih

      Hapus
  64. ass. pak,simulasi di atas hampir sama dengan skripsi saya yang saya tanyakan bagaimana cara membuat variabel ukuran perusahaan yang diwakili dengan total aset di buat jd LN total aset karena jumlahnya yg sangt besar, trs bagaimana uji parsial maupun simultan pada regresi logistik pada bagian mana yg dlht? mohn bantuannya pak.. saya tunggu terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ririk silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  65. mas,variabel independen penelitian saya ada 3 macam, 2 diantaranya dummy,sedangkan variabel dependen nya adalah rasio,saya cocoknya menggunakan uji apa?
    trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Gerhad silakan gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  66. mas, saya yohan mau tanya apabila varibel dependen dan independennya itu dummy apa bisa di regresi memakai regresi logistik? thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Yohan silakan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  67. saya dwi mau tanya, kenapa variabel dependen dan independen yang dummy dan bernilai sama tidak dapat diproses dalam regresi binary logistik yah?
    solusinya selain variabel dihapus, apa ada analisis lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  68. mas, apakah regresi logistik memiliki perhitungan besar sampel sendiri yang berbeda dengan perhitungan besar sampel berdasarkan desain studi?
    sebelumnya saya menggunakan rumus sampel dua proporsi tetapi setelah saya baca beberapa literatur dikatakan bahwa untuk regresi logistik ada rumus sampelnya sendiri. Apa mas tahu rumus sampel untuk regresi logistik?

    terima kasih

    kris

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Kris silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  69. mas, data apa yang kira2 harus saya jadikan bagian dependent dan independent jika saya ingin menghubungkan hubungan antara riwayat keluarga, pola makan dan aktivitas terhadap terjadinya kenaikan berat badan? trimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami hanya fokus di statistiknya saja. Terima kasih

      Hapus
  70. mas, saya mau tanya kalau regresi linier x1 14 pertanyaan dan x2 13 pertanyaan serta y1 6 pertanyaan kok susah signifikannya ya? terimakasih atas pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  71. mas, saya mau tanya,,,, penelitian sayakan tentang ketepatan waktu pelaporan keuangan,,,
    dalam perumusan masalah saya buat :
    1. apakah DER, ROA, UKURAN PERUSAHAAN, insider ownership, outsider ownership berpengaruh secara bersama-sama terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan? (simultan)
    2. apakah DER, ROA, UKURAN PERUSAHAAN, insider ownership, outsider ownership berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan ?(parsial)
    analisis yang saya gunakan regresi logistik karena variabelnya kombinasi antara numerik dan non-numerik,,,,

    pertanyaan saya, apakah menggunakan analisis regresi logistik hasil outputnya bisa menggambarkan hasil uji secara simultan dan parsial ? menjawab perumusan masalah diatas? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Andy silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  72. pagi mas...salam kenal saya mahasiswi yg lagi skripsi, saya mengolah data sesuai dengan prosedur, tapi untuk hasil statistik deskriptifnya kok g keluar ya? mohon bantuannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ayu mohon masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  73. mas..
    kalo setelah dianalisis trnyata variabel2 itu ga signifikan, apa boleh ditransformasi datanya?
    gimana carnaya supaya significan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  74. Mas saya ana, kalou menggunakan regresi logistik tapi datanya ada yang negatif bagaimana ya mas? mohon di bantu yah,, terimakasih,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ana silakan gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  75. kenapa dari contoh diatas, yang signifikan yang nilainya di bawah 0.1 (10%)????
    gimana caranya klo yang signifikan dibawah 0.05 (5%) apakah ada settingan yang harus di ganti dari contoh simulasi diatas???? mohon jawabannya,, terimaksih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Bara mohon masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  76. maaf mas , sya mau taya ,, tentang regresi logistik ,, jika intercept atau konstanta sya setelah dimasukan variabel DAR menjadi tidak signifikan ,, tetapi sebelum dimasukan signifikan ,, apakah da yang salah dengan inputan saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  77. selamat siang pak :) saya junizka mahasiswi gunadarma, ini saya sedang skripsi tentang financial distress. mau bertanya pak.. itu kalo binary logit perlu digunakan asumsi klasiknya? terima kasih pak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Junizka silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  78. salam kenal mas..maaf mau numpang tanya, kalau regresi logistik ini bisa digunakan untuk satu variabel independen terhadap satu variabel dependen..contohnya pengaruh debt default terhadap penerimaan going concern?? terus apakah analisis multivariat bisa di gunakan...terimakasih banyak mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  79. Salam knal mas saya arif mhswa UMP yg sdg melakukan penelitian ttg peringkat obligasi.
    Saya mau nanya tentang reglog apakah perbandingan dumy dari variabel why harus seimbang mas? Trus jika dlm uji model, overal model fit serta variasi/ nigel karke lolos namun uji wald atw uji hopotesis tidak ada yg signifikan bgmana? Apakah penelitian saya tetap dpt digunakan?
    Mohon pencerahannya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Arif silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  80. Siang mas, salam kenal, saya mahasiswa kedokteran gigi ingin menanyakan mengapa kalau digunakan covariate dimasukan dalam program SPSS lebih dari 1 variabel memberikan signifikansi pada X2 > 0.05 dengan variabel A memiliki signifikansi > 0,05 sedangkan bila dimasukkan hanya 1 variabel A diperoleh signifikansi baik X2 dan signifikansi variabel A < 0,05. mohon petunjuknya. tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  81. Saya mau tanya, kalau misalnya model tidak fit / tidak layak regresi, apakah artinya? apa tidak boleh menggunakan metode statistik regresi logistik berganda ini? kemudian solusinya untuk data yang seperti itu apa ya? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonnim silakah sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  82. sore mas,,saya liyan,mahasiswa FK unsri,begini mas,besokk saya ujian skripsi,naaah,,penelitian saya pake regresi logistik tpi step2 nya ga bisa muncul dn ad tulisan ini d output : "Warnings
    The parameter covariance matrix cannot be computed. Remaining statistics will be omitted"..pas it uda nanya dosen,katanya karena ada nilai nol pada sebaran variabelnya di uji kai kuadrat,trus juga emang data saya konstan,misal kn neliti ttg kualitas pelayanan KB,,naah,,yg jawab baik it hampir semua,bener ga kalo ini namanya homoskedastisitas??dan bisa dibilang ga krna variabel konstan?homoskedastisitas makanya analisis regresi ga bisa ditampilin?slain itu buku yg bilang itu judulnya ap dn pengarangnya?soalny saya disuruh mendalami brdasarkn teori sama pembimbing tp ga dapet bukunya?
    tolong jawab y mas,,
    terimakasih sebelumnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat LIyan silakah sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  83. terimakasih banyak pak de atas post yang sangat berguna ini, ibarat kata saya menemukan oase di tengah gurun, #lebaymodeon.
    tapi beneran makasih banyak, saya jadi mengerti akan penggunaan dari odds ratio dari reglog.sukses selalu untuk pak de, dan semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat. terimakasih selamanya dari saya untuk pak de.

    BalasHapus
  84. mas saya Ari. saya punya data sejumlah 22 dengan parameter nya 15. saya menggunakan regresi logistik. tetapi pas output di spss kenapa gak muncul. Kenapa ya mas?

    Minta solusi nya mas.

    Terima kasih mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ari silakah sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  85. rahayu martini5 Maret 2013 08.40

    pagi mas....
    saya rahayu, kebetulan saya sedang menyusun tugas akhir...
    ada yg ingin sya tanyakan terkait variabel dummy..
    apakah bisa jika kita menggunakan variabel dummy tapi teknik analisis data qt menggunakan PLS (Partial Least Square). Mohon bimbingannya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Rahayu silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  86. mas mau nanya dong ,, kalau pake analisis regresi logistik , untuk menginterpretasikan uji parsial dan simultannya bisa dilihat dari mana ya mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus

Cari Materi

Memuat...