BID

Skala Pengukuran Statistik

Ada 4 macam skala pengukuran yaitu: skala nominal, skala ordinal, skala interval dan skala rasio.
1. Skala nominal
Adalah skala yang semata-mata hanya untuk memberikan indeks, atau nama saja dan tidak mempunyai makna yang lain. Contoh:
Data
Kode (a)
Kode (b)
Yuni
1
4
Desi
2
2
Ika
3
3
Astuti
4
1
Keterangan: Kode 1 sampai dengan 4 (a) semata-mata hanyalah untuk memberi tanda saja, dan tidak dapat dipergunakan sebagai perbandingan antara satu data dengan data yang lain. Kode tersebut dapat saling ditukarkan sesuai dengan keinginan peneliti (menjadi alternatif b) tanpa mempengaruhi apa pun.

2. Skala ordinal
Adalah skala ranking, di mana kode yang diberikan memberikan urutan tertentu pada data, tetapi tidak menunjukkan selisih yang sama dan tidak ada nol mutlak. Contoh:
Data
Skala Kecantikan (a)
Skala Kecantikan (b)
Yuni
4
10
Desi
3
6
Ika
2
5
Astuti
1
1
Skala kecantikan (a) di atas menunjukkan bahwa Yuni paling cantik (dengan skor tertinggi 4), dan Astuti yang paling tidak cantik dengan skor terendah (1). Akan tetapi, tidak dapat dikatakan bahwa Yuni adalah 4 kali lebih cantik dari pada Astuti. Skor yang lebih tinggi hanya menunjukkan skala pengukuran yang lebih tinggi, tetapi tidak dapat menunjukkan kelipatan. Selain itu, selisih kecantikan antara Yuni dan Desi tidak sama dengan selisih kecantikan antara Desi dan Ika meskipun keduanya mempunyai selisih yang sama (1). Skala kecantikan pada (a) dapat diganti dengan skala kecantikan (b) tanpa mempengaruhi hasil penelitian.
Skala nominal dan skala ordinal biasanya mempergunakan analisis statistik non parametrik, contoh: Korelasi Kendall, Korelasi Rank Spearman, Chi Square dan lain-lain.

3. Skala interval
Skala pengukuran yang mempunyai selisih sama antara satu pengukuran dengan pengukuran yang lain, tetapi tidak memiliki nilai nol mutlak. Contoh:
Data
Nilai Mata Kuliah (a)
Skor Nilai Mata Kuliah (b)
Yuni
A
4
Desi
B
3
Ika
C
2
Astuti
D
1
Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai A setara dengan 4, B setara dengan 3, C setara dengan 2 dan D setara dengan 1. Selisih antara nilai A dan B adalah sama dengan selisih antara B dan C dan juga sama persis dengan selisih antara nilai C dan D. Akan tetapi, tidak boleh dikatakan bahwa Yuni adalah empat kali lebih pintar dibandingkan Astuti, atau Ika dua kali lebih pintas dari pada Astuti. Meskipun selisihnya sama, tetapi tidak mempunyai nilai nol mutlak.

4. Skala rasio
Adalah skala pengukuran yang paling tinggi di mana selisih tiap pengukuran adalah sama dan mempunyai nilai nol mutlak. Contoh:
Data
Tinggi Badan
Berat badan
Yuni
170
60
Desi
160
50
Ika
150
40
Astuti
140
30
Tabel di atas adalah menggunakan skala rasio, artinya setiap satuan pengukuran mempunyai satuan yang sama dan mampu mencerminkan kelipatan antara satu pengukuran dengan pengukuran yang lain. Sebagai contoh; Yuni mempunyai berat badan dua kali lipat berat Astuti, atau, Desi mempunyai tinggi 14,29% lebih tinggi dari pada Astuti.

Skala pengukuran interval dan rasio biasanya dikenai alat statistik parametrik

Artikel Terkait

138 comments:

  1. selamat siang mas, saya reza
    mau tanya mas,
    jika terdapat 2 skala dalam penelitian, yaitu nominal dan ordinal, apakah bisa menggunakan uji che square??
    terimakasih mas, mohon jawbannya

    BalasHapus
  2. Selamat malam pak, saya shella. Saya sedang membuat skripsi, saya jurusan ekonomi akuntansi keuangan. Saya mau bertanya, judul penelitian saya adalah pengaruh laba bersih, arus kas, dan earning per share terhadap dividen. Dosen pembimbing saya mengatakan bahwa agar semua variabel dalam bentuk rasio. Apakah artinya itu di setiap variabel harus ada indikator seperti rumus pembagian atau perkalian? Terimakasih pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah... itu sudah ada artikelnya di atas. Trims.

      Hapus
  3. Pak apakah bisa skala ratio (x) dan likert (y) dsatukan dalam satu penelitian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya gimana? mohon tidak rancu dengan istilah skala ratio, nominal dan lain2 dengan apa yang dimaksud dengan skala likert. Terima kasih.

      Hapus
  4. selamat siang, saya Nimas, apakah untuk data yang skala rasio data harus positif, contohnya variabel ROA, apakah yang digunakan hanya ROA perusahaan yg positif saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya tidak ada ketentuan seperti itu dalam statistik. trims

      Hapus
  5. Selamat malam, saya mau tanya judul skripsi saya "pengaruh tingkat pendidikan dan pemahaman terhadap kepatuhan pajak".
    Data kuesioner, skala nominal untuk tk pendidikan, dan skala ordinal untuk pemahaman dan kepatuhan pajak
    Sebaiknya saya menggunakan uji statitik apa yah?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa menggunakan statistik non parametrik. untuk lebih jelasnya, silahkan telaah penelitian terdahulu atau referensi Anda. Terima kasih.

      Hapus
  6. Permisi pak slmt malam. Sy fransisca mhsiswi yg sedang menempuh skripsi, sy menguji ingin menguji pengaruh tgkt pendidikan dan umur perusahaan (menggunakan tahun), skala usaha dan omzet (menggunakan skala interval) lalu dependen sy penerapan informasi akuntansi pak (menggunakan skala likert) jk sy menggunakan regresi sesuai penelitian dahulu apakah bsa pak? Di dlm regresi ada bbrp metode respon dg skala yg berbeda"? Trm ksh mohon bapak berkenan utk menjawab dan berbagi ilmu. Slm sy dr surabaya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trm ksh bapak sdh berkenan menjawab hehehe ttpi angka dlm tahun itu ttp digunakan bs ya pak? Variabel yg lain kan menggunakan skala msg" sesuai kbthn. Ttp angka tahun ttp angka itu saja tdk menggunakan skala. Msh bs digunakan ya pak? Trm ksh bapak, maaf merepotkan

      Hapus
    2. Umur perusahaan itu merupakan skala rasio atau interval? Tapi rasio atau interval tetap saja bisa dipergunakan dalam regresi. Silahkan lihat referensi penelitian terdahulu. Regresi bisa dipergunakan untuk variabel yang berbeda satuan, yang penting menggunakan skala rasio atau interval dan interpretasinya. Terima kasih.

      Hapus
  7. Skala rasio pak. Tetapi y saya menggunakan skala likert pak. Apakah msh bs? Trms maaf sy baru smpt bls

    BalasHapus
    Balasan
    1. Likert bisa pakai regresi. Terima kasih.

      Hapus
  8. Selamat pagi pak, saya ingin menanyakan jika yang saya pakai skala nominal dan skala rasio itu harus pakai apaa ? Apa harus pakai chi square? Mohon bimbingannya pak , terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Chi square bisa untuk korelasi skala nominal. Terima kasih.

      Hapus
  9. pak tolong lampirkan skripsi terbaru yang menggunakan skala interval kalau bisa ke email saya ya pak, saya gak ktemu, dan harus pakai skala itu pak..
    fitritobing63@yahoo.com
    terimakasih sebelumnya pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami hanya fokus di statistik dan kurang paham dengan skripsi apapun. Terima kasih.

      Hapus
  10. Pa,untuk letak bujur dan lintang suatu wilayah itu termasuk skala interval atau rasio ya Pa? Mohon penjelasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami kurang mengerti apa yang dimaksud. Guidance nya sudah kami tuliskan di naskah di atas. Terima kasih.

      Hapus
  11. pak saya ada tugas mohon bantuannya, saya kurang paham

    dikatakan bahwa keuntungan saham BNI Rp 750 per lembar dan nilai saham bni dua kali saham bca . apa skala pengukuran yang dipakai dalam soal tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yang dimaksud harga saham (atau harga barang) dalam rupiah, itu termasuk skala rasio. Terima kasih.

      Hapus
  12. Pak saya mau tanya,sy melakukan penelitian dengan judul pengaruh tingkat pendidikan (skala ordinal),pelatihan dan penugasan (skala interval) bs gak?apa bs pakai regresi?apa perlu uji asumsi klasik?tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi hanya untuk interval atau rasio. Jika ada ordinal ubah dulu ke interval atau rasio jika memungkinkan, jika tidak ubah menjadi dummy. Terima kasih.

      Hapus
  13. pa saya mau tanya apakah skala rasio dengan skala ordinal dapat di satukan dalam sebuah skripsi? judul skripsi saya pengaruh fasilitas gedung dan produk tabungan terhdap jumlah tabungan, pada variabel x nya fasilitas gedung dan produk tabungan menggunakan skala ordinal kemudian variabel y menggunakan skala rasio. apakah bisa di satukan? mohon jawabanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa. Satu penelitian bisa memuat banyak skala pengukuran. Terima kasih.

      Hapus
    2. nanti skala tersebut di satukan menggunakan apa? terimakasih

      Hapus
    3. Silahkan baca2 dulu agar pertanyaan lebih terarah. Terima kasih.

      Hapus
  14. slmt pagi pak,,,
    saya sedang melakukan penelitian "dengan tema meminimasi pemborosan" kuisioner yang tepa menggunakan skala apa?...
    kalao skala pada kuisioner tersebur menggunakan satuan apa?
    trmksh....
    salam dari cilegon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf, kami kurang paham dengan pertanyaan Anda. Terima kasih.

      Hapus
  15. sore pak, saya mau tanya, kalau data time series itu termasuk dalam skala apa yah ? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba baca2 dulu artikelnya. Terima kasih.

      Hapus
  16. salam pak..
    cara membuat skala ordinal agar bisa di uji gimana pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gunakan metode statistik yang dirancang untuk data ordinal. Terima kasih.

      Hapus
  17. selamat pagi pak. saya sedang membuat skripsi tentang ekuitas merek terhadap keputusan pembelian, dimana alat analisis nya menggunakan regresi berganda.
    untuk variabel bebas dan terikat nya saya menggunakan skala ordinal (skala likert). namun yang saya baca di buku, untuk regresi tidak bisa diolah jika variabel bebas dan terikatnya menggunakan skala ordinal. oleh karena nya variabel terikatnya saya konversi ke bentuk interval menggunakan metode msi. seperti itu bisa atau tidak pak?

    BalasHapus
  18. selamat siang pak saya sedang mengerjakan skripsi yang ingin mengetahui tentang hubungan tapi skala data saya niminal interval dan ratio analisa data apa yang dapat saya gunakan pak?? mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Korelasi (hubungan) dengan data interval atau rasio bisa menggunakan Pearson. Terima kasih.

      Hapus
  19. selamat siang pak saya mau tanya, kalo skala data interval dan ratio itu pakai uji statistik apa?

    BalasHapus
  20. malam pak.. saya ingin bertanya.
    untuk menganalisis hubungan dari variabel independen yang berskala rasio dangan variabel dependen yang berskala nominal uji apa yang digunakan pak? apakah uji korelasi pearson?
    terimakasih sebelumnya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dengan non parametrik, Spearman, Kendall atau yang lain. Terima kasih.

      Hapus
  21. Pak, sy sedang menyusun skripsi " pengaruh belanja modal daerah terhadap indeks pembangunan maanusia". jadi jenis datanya kan ada yang bernilai rupiah dan bernilai angka indeks pak (IPM). apa bisa langsung dimasukan ke SPSS untuk dianalisi menggunakan regresi sederhana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indeksnya menggunakan skala apa? Jika interval boleh, tetapi jika ordinal tidak bisa menggunakan regresi sederhana. Terima kasih.

      Hapus
    2. sy agak kurang paham juga mas IPM itu masuk skala mana. Soalnyakan itu dari Badan Pusat Statistik didaerah

      Hapus
    3. Silahkan tanyakan ke BPS di daerah. Terima kasih.

      Hapus
  22. selamat spre pak..
    mau tanya pak.
    kalau stigma pengukurannya baaimna pak? dan pakek skala apa??
    saya butuh referensi pak.terma kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami kurang mengerti dengan pertanyaan Anda. Terima kasih.

      Hapus
  23. selamat pagi pak, saya mau tanya, kalau variabel dependennya merupakan skala interval dan variable independenya terdapat skala nominal, ordinal dan rasio. apakah bisa menggunakan regresi linear berganda atau menggunakan pengukuran lain? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi linear berganda hanya untuk interval atau rasio. jika nominal atau ordinal tidak bisa. Harus dimodifikasi dulu. Terima kasih.

      Hapus
  24. Malam, Pak. Skripsi saya diminta untuk menggunakan path analysis. Variabel X berupa angka jumlah pertemuan, variavel Y berupa skor pemeringkatan, dan variabel Z berupa angka dlm rupiah. Saya ingin bertanya skala apa dan regresi mana yg harus saya gunakan? Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi linear berganda hanya untuk interval atau rasio. jika nominal atau ordinal tidak bisa. Harus dimodifikasi dulu. Terima kasih.

      Hapus
  25. malam pak,saya mau tanya,bagaimana hubungan antara skala pengukuran dengan teknik analisi statistik? Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami kurang paham dengan pertanyaannya. Terima kasih.

      Hapus
  26. Pak data dalam bentuk Rupiah, bisa di kategorikan skala pengukuran apa kalau di statistik ? Ordinal, nominal, interval atau rasio

    Atau tidak termasuk ke 4 kategori itu. Terima kasih.

    BalasHapus
  27. pak judul skripsi saya "pengaruh jaringan pemasaran terhadap volume penjualan", dimana :
    jaringan pemasaran (x) volume penjualan(y)
    (pelanggan) (unit)
    responden 1 200 2000
    responden 2 100 1450

    dari data di atas apakah itu termasuk skala ratio pak?
    apakah bisa saya uji dengan analisis korelasi ppm dan regresi ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang jelas satuannya apa. Silahkan lihat di artikel. Terima kasih.

      Hapus
  28. pak, judul KTI saya gambaran prilaku seks pada remaja, saya bingung harus menggunakan skala apa? sama skala antara nominal, ordinal, ratio n interval itu bakal berpengaruh gak sih ke bentuk pertanyaannya. makasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan baca2 artikel di atas atau referensi yang lain. Terima kasih.

      Hapus
  29. Pak saya mau tanya, untuk asumsi normalitas pada regresi linier berganda dengan data likert(data kuisioner)untuk setiap variabelnya apabila didapat hasil residual tidak normal, apakah saya dapat mentransformasi data saya tersebut untuk mengatasi masalah(tidak normal) tersebut?terimakasih

    BalasHapus
  30. Pak saya mau tanya, survei yang angkanya dalam persen termasuk skala apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung konteksnya, silahkan baca2 artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
  31. pak saya mau tanya. saya meneliti tentang sikap yg datanya ordinal dan perilaku yg datanya nominal. jd statistik apa yg harus saya gunakan? apakah chi square, regresi, atau manova?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Chi Square, regresi dan manova untuk parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  32. pak , saya mau tanya kalau dta berupa persentase bisa pakai uji apa ya untuk analisisnya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan baca2 artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
  33. pa saya mau tanya, apakah ada skala lain selain 4 skala ini? soalnya saya pernah baca ada skala dummy dan skala 4 poin sistem, itu maksudnya apa ya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dibaca di mana? Silahkan tanyakan pada yang menulis. Terima kasih.

      Hapus
  34. Salam kenal pak, say mau tanya pak, skripsi saya pengaruh etos kerja terhadap kinerja pegawai,yang etos kerja menggunkan skala likert, boleh tidak pak kalau kinerjanya menggunakan/ diambil dari nilai SKP pegawai?
    Terimaksih pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kami kurang mengerti apa itu SKP, silahkan lihat rujukan penelitian Anda. Terima kasih.

      Hapus
  35. Selamat siang pak. Kalau untuk skala nominal dan rasio uji apa yang digunakan? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung tujuan penelitiannya seperti apa. Terima kasih.

      Hapus
  36. pak saya mau tanya, kalau skala pengukuran menggunakan ratio apa harus menggunakan analisis data berupa uji asumsi klasik atau boleh juga tidak ?

    BalasHapus
  37. Kami kurang paham dengan pertanyaannya. Mohon maaf.

    BalasHapus
  38. selamat malam pak, saya ingin bertanya. jika judul penelitian saya adl "pengaruh tingkat pendapatan, harga premi, dan persepsi risiko thdp kepemilikan asuransi" masing-masing variabelnya termasuk skala apa dan pengukurannya menggunakan analisis apa pak? terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat rujukan penelitian Anda. Terima kasih.

      Hapus
  39. saya mau bertanya uji hubungan untuk skala data rasio apa ya?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Korelasi? Bisa dengan Pearson. Terima kasih.

      Hapus
  40. Selamat siang pak, Saya Abdul Saya lagi nyusun proposal saya bingung untuk menentukan pengolahan datantanya pake (Chi Square atau t-Test) saya skala di definisi operasiaonalnya itu pake (Nominal dan Ordinal) nah yang saya tanyakan, apakah skala ordinal itu pengolahan datanya/analisa datanya bisa pakai uji T test? Terimakasih mohon dijawab pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nominal atau ordinal bisa menggunakan statistik non parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  41. mohon bantuannya pak. saya sedang mengerjakan skripsi saya. dalam penelitian saya adalah penelitian mengenai faktor2 yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi.yang ingin saya tanyakan adalah. teknik analisis apa yang cocok apabila variable y saya diukur dengan skala interval dan data variable x saya terdiri dari data inteval, rasio, dan ordinal. mohon sangat bantuannya pak. apakah ada teknik analisis yg cocok dapat saya gunakan pada penelitian saya. thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat rujukan penelitian Anda, lalu diadopsi. Terima kasih.

      Hapus
  42. Malam pak, kalau mau mengkorelasikan antara data skala ordinal dengan data skala interval bisa tidak? Kalau bisa pake uji apa. Mkch

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa, silahkan gunakan yang non parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  43. Mohon bantuannya pak, apakah untuk penggunaan skala rasio harus ada skoring?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya skoring itu apa? Terima kasih.

      Hapus
  44. Selamat malam pak. Mau bertanya. Apakah bisa dicari hubungan ataupun pengaruh diantara data ordinal/nominal dengan data interval/rasio? Kalau bisa, dengan uji apa? Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa, misalnya dengan statistik non parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  45. Sore pak, saya saat ini sedang kesulitan dalam pengolahan (koding) data untuk dimasukkan ke dalam SPSS. Karena kuesioner penelitian saya terdiri dari beragam skala dalam variabel x maupun y. selain itu, jenis pertanyaan yang saya gunakan adalah terbuka dan tertutup. Uji statistik apa yang seharusnya saya gunakan? Atau apakah kuesioner tersebut harus diperbaiki atau diganti? Kira-kira solusi yang bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut?
    Mohon bantuannya, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya sejak awal dirancang agar skalanya lebih memudahkan analisis selanjutnya. Terima kasih.

      Hapus
  46. artikelnya sangat membantu. pak mohon bantuannya, jika saya ingin menguji pengaruh pada variabel dependen (pre-post) dengan skala nominal, apakah saya bisa menggunakan uji chisquare, terima kasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Chi Square untuk uji beda atau bisa diperluas ke korelasi. Banyak alternatif, misalnya mengubah skala nominal menjadi ordinal (jika memungkinkan). Terima kasih.

      Hapus
  47. Assalamualaikum pak, perkenalkan nama saya iis,,saya sedang menyusun skripsi judulnya tentang korelasi, jumlah samplenya 77 datanya dalam bentuk interval, berdistribusi normal, linier tetapi jumlah kuisioernya 27,, itu perhitungannya pakai parametris atau non parametris??? mohon bantuannya pak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf kurang jelas, datanya 77 atau 27? Terima kasih.

      Hapus
  48. assalamualaykum, mau tanya klo misalnya variabel independen sya skala ordinal dan variabel dependen juga skala ordinal, cocoknya pake uji statistik ap yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dengan statistik non parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  49. Assalamualaikum. Saya Sacha mahasiswa semester 8 Fak. Psikologi Univ. Airlangga. Mohon maaf mengganggu. Saya ingin bertanya mengenai skripsi saya. Skripsi saya adalah uji pengaruh atau regresi. Namun krn keterbatasan data yg ada saya memilih non random sampling untuk menentukan sampelnya. Saya mendapat 562 subjek yg sesuai dgn kriteria. Akan tetapk setelah saya uji normalitas, variabel y menunjukkan data berdistribusi tidak normal. Pertanyaan saya, apakah saya harus melakukan uji regresi utk non parametrik atau bagaimana? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Statistik parametrik memang memerlukan asumsi normalitas, untuk regresi yang diperlukan adalah normalitas residual. Jika normalitas tidak terpenuhi, salah satu alternatifnya memang menggunakan statistik non parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  50. Pak saya mau tanya untuk korelasi dg data nominal dan ordinal pakai uji apa ya? Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dengan non parametrik, misalnya Chi Square. Terima kasih.

      Hapus
  51. Pak saya mau tanya, untuk korelasi skala nominal dengan skala interval sebaiknya menggunakan uji korelasi apa ya pa? Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dengan non parametrik. Terima kasih

      Hapus
  52. Pagi pak, maaf saya mau tanya apakah bisa skala nominal dengan skala rasio diproses dengan menggunakan regresi logistik? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Reg log jika variabel dependen merupakan dummy. Terima kasih.

      Hapus
  53. Salam pak. Sy sdg mlkukan penelitian ttg perbandingan pembiayaan bank dan leasing untuk pengadaan berupa 2 unit mobil..skala yg harus sy gunakan mohon bimbingannya pak trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan lihat di rujukan penelitian Anda. Terima kasih.

      Hapus
  54. SIANG PAK..SAYA MAU TANYA KALAU UJI NORMALITAS MENGGUNAKAN RUN TEST ITU BOLEH TIDAK PAK? ADA PRASYARAT NYA TIDAK

    BalasHapus
  55. Assalamuk'alaikum pak Saya ingin bertanya tentang skripsi saya yang bertujuan untuk menganalisis "faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani dikawasan Agrowisata" Variabel yang saya gunakan terdiri dari data kuantitaif (produksi, Luas lahan, Tenaga kerja) dan Data kualitatif (Fasilitas agrowisata dan Daya tarik objek wisata), menurut bapak bagaimana solusi yang tepat untuk data kualitatifnya pak apakah perlu dibuat kuisioner dengan skala likert atau ada solusi yang lain, karena saya akan menggunakan regresi linier berganda untuk menganalisis datanya,Terimakasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi linear berganda memerlukan data rasio atau interval, silahkan sesuaikan kuesioner Anda dengan kedua skala tersebut. Terima kasih.

      Hapus
  56. selamat malam pak... saya mau nanya ttg skripsi saya..

    judul skripsi saya adalah : analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan intelectual... dimana variabel Y nya adalah rasio.. variabel X nya ada 10, 8 diantaranya adalah rasio, sedangkan 2 (reputasi auditor dan reputasi underwritter) yg lainnya adalah variabel dummy.
    untuk reputasi auditor, kriterianya : 1 = termasuk KAP big four, 0 = tidak termasuk KAP big Four
    untuk reputasi underwritter, kriterianya, 1 = termasuk top 10, 0 = tidak termasuk top 10..

    klo merujuk penelitian terdahulu, menggunakan regresi linear berganda.. setelah saya ikuti, sama dosen saya disalahkan, katanya tidak bisa disatukan variabel rasio dan dummy...
    regresi apa yang harus saya gunakan untuk meneliti ini pak..?? mohon bantuannya, terimakasih sebelumnya Pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf, silahkan bertanya pada Dosen Anda saja. Terima kasih.

      Hapus
  57. selamat malam, mau bertanya nih, pada penelitian saya menggunakan skala yg berbeda. pada variabel x menggunakan skala ordinal sgkn variabel y menggunakan skala interval, apakah penggunaan skala yg berbeda untuk penelitian skripsi tsb wajar? makasih.

    BalasHapus
  58. Selamat malam pa, saya mau bertanya. saya mengolah data dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan rasio, namun satuan y=nominal , x1=nominal, sedang x2= persen , apa harus dilakukan standarisasi terlebih dahulu atau tidak apa-apa diolah langsung, mohon jawaban dan rujukannya pa. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Regresi berganda menggunakan data rasio atau interval. Terima kasih.

      Hapus
  59. Jadi apabila satuan dalam rasio itu berbeda tidak apa apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika yang dimaksud satuan pada variabel bebas, memang bisa berbeda. Terima kasih.

      Hapus
  60. pak mau tanya..kalo untuk citra ..datanya tidak terhitung atau gimana ya ? jadi untuk citra skala nya apa ya ? terima kasih banyak, mohon bantuanya untuk skripsi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya pak citra ..karna skripsi saya tentang loyalitas dan citra perusahaan pak ..apa citra perusahaan itu tidak bisa dihitung ? jadi dia termasuk skala apa ya pak untuk citra ? mohon di bantu pak terima kasih

      Hapus
    2. Silahkan lihat jurnal referensi Anda, dan juga konsultasikan dengan dosen Anda. Terima kasih.

      Hapus
  61. Pak...maksud dari nol mutlak pada penjelasan diatas itu apa yah ? bisa dijelaskan dan contohnya ?

    BalasHapus
  62. maaf pak saya mau bertanya, jika variabel dependen saya skala rasio dan variabel independen ordinal yang terdiri dari 3 kategori saya pakai uji apa ya? terima kasij

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya pakai non parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  63. Permisi, Pak, saya ingin bertanya. Jika variabel dependen menggunakan skala likert dan salah satu variabel independen saya ada yang menggunakan skala interval dan 2 lainnya menggunakan skala likert. Sebaiknya diuji dengan uji statistik apa ya, pak? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dengan statistik parametrik. Terima kasih.

      Hapus
  64. selamat sore pak. Saya memiliki skripsi berjudul "Pengaruh Perubahan UU Perda No 2 Tahun 2015 terhadap jumlah wajib pajak reklame dan pendapatan pajak reklame dalam pusat perbelanjaan di kota X" saya bingung mengenai skala apa yang harus digunakan apakah skala rasio cocok dengan judul tersebut, dan apakah uji non parametrik cocok dengan judul saya tersebut? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan simak artikel di atas. Terima kasih.

      Hapus
  65. assallamualaikum pak salam kenal :) bapak saya mengerjakan tugas akhir
    dengan judul minat konsumen, saya harus menggunakan skala apa? apakah skala likert bisa??terimakasih pak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan banyak2 membaca jurnal dulu. Terima kasih.

      Hapus
  66. Permisi, pak, saya ingin bertanya. Penelitian saya menggunakan 9-point likert scale untuk mengukur variabel Y, X1, dan X2. Dan menggunakan 5-point likert scale utk mengukur variabel X3. Apakah perbedaan point dlm skala likert tsb boleh digunakan dlm 1 penelitian? Kalau boleh/tidak boleh bisa saya tahu alasannya? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau konteksnya parametrik, normalitas multivariate akan sulit tercapai. Terima kasih.

      Hapus

Cari Materi