Uji Normalitas dengan Kolmogorov Smirnov

Banyak sekali teknik pengujian normalitas suatu distribusi data yang telah dikembangkan oleh para ahli. Kita sebenarnya sangat beruntung karena tidak perlu mencari-cari cara untuk menguji normalitas, dan bahkan saat ini sudah tersedia banyak sekali alat bantu berupa program statistik yang tinggal pakai. Berikut adalah salah satu pengujian normalitas dengan menggunakan teknik Kolmogorov Smirnov.
Uji Kolmogorov Smirnov merupakan pengujian normalitas yang banyak dipakai, terutama setelah adanya banyak program statistik yang beredar. Kelebihan dari uji ini adalah sederhana dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di antara satu pengamat dengan pengamat yang lain, yang sering terjadi pada uji normalitas dengan menggunakan grafik.

Konsep dasar dari uji normalitas Kolmogorov Smirnov adalah dengan membandingkan distribusi data (yang akan diuji normalitasnya) dengan distribusi normal baku. Distribusi normal baku adalah data yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk Z-Score dan diasumsikan normal. Jadi sebenarnya uji Kolmogorov Smirnov adalah uji beda antara data yang diuji normalitasnya dengan data normal baku. Seperti pada uji beda biasa, jika signifikansi di bawah 0,05 berarti terdapat perbedaan yang signifikan, dan jika signifikansi di atas 0,05 maka tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Penerapan pada uji Kolmogorov Smirnov adalah bahwa jika signifikansi di bawah 0,05 berarti data yang akan diuji mempunyai perbedaan yang signifikan dengan data normal baku, berarti data tersebut tidak normal.
Lebih lanjut, jika signifikansi di atas 0,05 maka berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara data yang akan diuji dengan data normal baku, artinya….ya berarti data yang kita uji normal, kan tidak berbeda dengan normal baku.
Jika kesimpulan kita memberikan hasil yang tidak normal, maka kita tidak bisa menentukan transformasi seperti apa yang harus kita gunakan untuk normalisasi. Jadi ya kalau tidak normal, gunakan plot grafik untuk melihat menceng ke kanan atau ke kiri, atau menggunakan Skewness dan Kurtosis sehingga dapat ditentukan transformasi seperti apa yang paling tepat dipergunakan.

Uji Normalitas dengan Kolmogorov Smirnov dengan Program SPSS
Pengujian normalitas dengan menggunakan Program SPSS dilakukan dengan menu Analyze, kemudian klik pada Nonparametric Test, lalu klik pada 1-Sample K-S. K-S itu singkatan dari Kolmogorov-Smirnov. Maka akan muncul kotak One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test. Data yang akan diuji terletak di kiri dan pindahkan ke kanan dengan tanda panah. Lalu tekan OK saja. Pada output, lihat pada baris paling bawah dan paling kanan yang berisi Asymp.Sig.(2-tailed). Lalu intepretasinya adalah bahwa jika nilainya di atas 0,05 maka distribusi data dinyatakan memenuhi asumsi normalitas, dan jika nilainya di bawah 0,05 maka diinterpretasikan sebagai tidak normal.

Silahkan kontak kami jika memerlukan bantuan layanan analisis data

151 komentar:

  1. Saya Titin, Bingung banget nihh!!!!
    kak saya mau nanya...
    setelah saya menganalisis data saya ...kok cuman satu aja yang normal?
    Asy= X1 =0.000 (tidak)
    X2 =0.069 (normal)
    X3 =0.027 (tidak)
    Y =0.003 (tidak)
    Dengan dasar p>0.005 (berpengaruh)
    Jadi Apakah saya boleh menggunakan Nilai KS-Z saja dengan dasar
    > 1.96?
    Kz = X1 =2,084 (normal)
    X2 =1.297 (normal)
    X3 =1.469 (normal)
    Y =1.807 (normal)

    gima supaya modelnya jadi normal?

    terus pada uji heteroskedastitasnya:
    dengan menggunakan uji t:

    X1 =-0.577 dan sig = 0.567
    X2 =+0.968 dan sig = 0.340
    X3 =-0.083 dan sig = 0.934

    1. apakah uji ini memang tidak dilakukan pada variabel Y -nya? karena saya tidak melihat hasil ouputnya...dan menurut yang saya baca bahwa yang diregresikan itu dengan abs_res? apa sudah benar?

    2. apakah yang saya cukup berpatokan dengan nlai sig >0,05 untuk mengetahui adanya gejala heteroskedastitas? ataukah nilai uji t tersebut juga harus di include kan? bagaimana cara menginterpretasikan nilai minus (-) (oh yah.... saya pakai dasar t hitung > t tabel (n=40) = 1.684)

    tersebut apakah dikatakan berpengaruh jg sehigga diketahui bahwa terjadi gejala heteroskedastitas?

    mohooooooon jawabannya
    teriakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Titin silahkan sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  2. saya mau nanya, di data yg saya olah, tersimpul bahwa tidak ada hubungan anta xi dengan y1...
    padahal di teori jelas harus ada hubungannya..
    bisa g kita turunin keakuratan data dari 95 persen menjadi 80 persen???
    apakah seteah diubah bisa jadi ada hubungan atau Ha diterima???
    thakz,..-tiwi_

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Tiwi silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  3. saya titin, maap, jadi keterusan nanya nih..khe..he...
    begini kak.....
    1.Pada korelasi (hubungan) kan ada intrepretasi..lemah, cukup, kuat nya hubungan dsb. nah apakah dalam regresi (yang menyatakan pengaruh) juga ada intrepretasi besar kecilnya pengeruh variabel bebas ke terikat? boleh tahu refrensinya?
    2. untuk uji normalitas, sebelumnya bapak bilang bahwa u/ uji normalitas itu bukan masing-masing variabel tapi nilai residualnya, apa maksudnya itu adalah nilai unstandarized residualnya?

    misalnya diterapkan pada langkah-langkah spss,
    setelah data diinput...
    trus diolah data unstandarized residualnya (pada lembar data view nya res_1) trus dimasukkan dalam metode 1-KS?
    bener g?
    makasih.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Titin silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  4. Salam,

    Saya sedang mengolah data thesis saya. Saya akan menguji perbedaan antara dua wilayah perairan (daerah A dan daerah B) berdasarkan nilai densitas ikan . Pertanyaan saya:
    1. Untuk uji normalitas, apakah nilai densitas ikan A dan B digabung atau dipisah pada saat mau menguji normalitas?
    2. Setelah mendapatkan bahwa data kita normal, uji selanjutnya adalah Homogeneity of variance. Jika seandainya data kita normal tapi tidak homogen, apakah tetap bisa dilakukan uji t? atau ada uji yang lainnya?
    terima kasih banyak sebelumnya atas pencerahannya.

    hormat saya,
    Hawis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Hawis silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  5. saya endah, sedang membuat tesis.
    saya ingin mengetahui apakah ada perbedaan persepsi antara pegawai dalam jabatan dengan non jabatan dalam menilai budaya organisasi.
    saya tidak bisa menggunakan chi square karena ada cell yang nilainya kurang dari 5. (ada 4 pilihan persepsi yang digunakan dengan responden sebanyak 118 orang).



    alat analisis apa yang sebaiknya saya pilih.
    tks

    kaylahusna@yahoo.com

    BalasHapus
  6. Buat Endah
    Gunakan uji beda yang lain, coba baca2 di postingan uji beda. thanx

    BalasHapus
  7. Mas, saya widodo..
    saya sedang skripsi, kalo kuesioner dengan skala normalitas/indeks dengan jawaban YA/TIDAK atau BENAR/SALAH. cara menguji validitas dan reliabilitasnya bagaimana ya mas. mohon penjelasannya

    BalasHapus
  8. Buat Widodo
    Dah ada tuh, diskusi tentang ini, di browse aja di sini dan postingnya di materi yang sesuai di validitas dan reliabilitas.
    Thanx

    BalasHapus
  9. saya ayu, mau tny, apakah semua data yang menggunakan kuesioner harus diuji normalitasnya? Kuesioner saya mengenai tingkat kepentingan konsumen terhadap kualitas produk dan pelayanan di suatu rumah makan. Skala yg digunakan adh likert. Nah Bgmn cara menguji normalitasnya? trmksh

    BalasHapus
  10. Buat Ayu
    Tergantung statistik yang digunakan mbak. kalau parametrik memang mensyaratkan adanya normalitas pada data. thanx

    BalasHapus
  11. med pagi mas...saya metha.. saya lgngerjain skripsi pengaruh faktor2 pada harga saham.. stlh baca2 komen diatas saya baru tau klo utk uji normalitas itu residualnya yg diuji, slm ini saya pikir klo masing2 variabelnya..hmm ngerti saya klo githu.. dapetin residualnya khan di analyze-regression-linear-save-residual-trs dithick unstandardized.
    trus saya mo nanya mas, data saya itu utk periode 2004-2008 untuk 18 perusahaan, nyusun data itu ada ketentuan tersendiri ga mas, maksudnya apa harus per periodenya ato per perusahaannya...makasih bngt yah mas, dr kmaren saya bingung kok uji normalitas saya ga berhasil tnyata yg diuji residualnya.

    BalasHapus
  12. Buat Metha
    Yup memang residualnya dan masih banyak yang salah kaprah dengan menguji masing2 variabel. coba per periode aja, ntar dichek. thanx

    BalasHapus
  13. saya winda.saya lagi skripsi.saya lagi bingung.data saya 0.000, tidak normalitas.tapi data saya 93. itu termasuk normalitas tidak???thanx

    BalasHapus
  14. mau nanya.saya winda lagi buat skripsi.Asymp. Sig. (2-tailed)saya 0.000,tetapi data saya 93 lebih dari 30 data. itu termasuk normal atau tidak y???thnx

    BalasHapus
  15. makasi yah mas.. udah metha test mas residualnya normal. tapi dosen ga terima, dosen minta referensinya mas, aku cari2 buku lokal pada umumnya masing-masing variabel.. bisa bantu ga mas apa referensinya...
    (metha)

    BalasHapus
  16. Buat Winda
    Kurang jelas apa maksudnya mbak. mohon diperjelas. thanx

    BalasHapus
  17. Buat Winda.
    yup itu interpretasinya tidak normal. dinyatakan normal jika sig. di atas 0,05
    Thanx

    BalasHapus
  18. Buat Metha.
    Wew..no comment. yakinlah kalau yang diuji normalitasnya itu residual bukan masing2 variabel. Jika tidak normal, barulah variabelnya ditransformasikan. Mbak metha dari daerah mana?

    BalasHapus
  19. metha dari pekanbaru mas, riau.. iyah mas saya mang yakin klo residualnya, searcing bbrp blog juga sama residualnya juga... hehehe gpp mas ntar dicoba yakinin dosen aja pelan2.. btw makasi bngt yah mas udah respon komen2 saya, sangat membantu

    BalasHapus
  20. Buat Metha
    Yup. coba diyakinin aja karena memang itu yang benar.. thanx

    BalasHapus
  21. sy mau bertanya jg nih mas
    kenapa pada saat uji spss, langkah uji normalitas kolmogorov smirnov itu masuk ke analyz, trus pilihannya stat non parametrik

    kan kita blum tau datanya normal atau tidak, krn setau saya uji normalitas itu untuk mengetahui apakah data kita normal atau tidak, jika normal kita pakai stat parametrik, jika tdk normal baru pakai stat non parametrik, benar gak yah ??

    memang bedanya Statistik parametrik sm non parametrik itu apa sih?
    thx

    rika

    BalasHapus
  22. Buat Anonim
    Itu hanya penempatan saja tidak ada masalah. nanti kalau diletakkan di menu regresi ada pertanyaan kan KS tidak semata2 digunakan untuk regresi. so digunakan aja. thanx

    BalasHapus
  23. siang pak...
    saya eka...
    saya mau tanya kalau menguji normalitas dengan kolmogorov smirnov, untuk regresi dengan dua variabel bebas apakah menggunakan residual juga?? residualnya dari Y (variabel dependent??

    kalau untuk menguji normalitas data bukan regresi, apakah pakai residual juga? atau diuji per kelompok datanya??

    jika hasil kolmogorov smirnov tidak normal, bagaimana cara mengatasinya? atau membuat hasilnya jadi normal??

    terima kasih..

    BalasHapus
  24. Buat Eka
    Yup residualnya. tapi kalau bukan regresi, misalnya untuk uji beda ya masing2 variabelnya. Upaya normalisasi ada beberapa di postingan. terima kasih

    BalasHapus
  25. sore...
    langsung saja, saya mau bertanya...
    saya sedang uji normalitas. tapi kenapa ya data saya yang pakai kormogorov ga normal, tp kalau pake skewness hasilnya normal... trus mana yang harus di pakai???

    BalasHapus
  26. Buat Anonim
    Skewness sebaiknya dilengkapi dengan kurtosis. thanx

    BalasHapus
  27. terimakasih buat konsultan statistik atas tutorialnya.
    saya adalah mahasiswa tingkat 2 di salah satu perguruan tinggi yang sedang melangsungkan riset di bidang kesehatan, namun saya kurang memahamu mengenai statistika dgn spss (saya menggunakan spss versi 15)
    saya mau bertanya, dalam menganalisis data tabel 3x3 saya menggunakan chi-square test, setelah dilihat hasilnya ternyata "2 cells (33,3%) have expected count lest than 5. the minimum expected count is 44,4"... oleh teman saya disarankan untuk melanjutkan analisis dgn uji Kolmogorov Smirnov, dengan syarat tabel diubah dari 3x3 menjadi 2x3... apakah ini sudah tepat menurut mas konsultan statistik, mohon diberi penjelasan karena saya awam dalam hal ini. terimakasih.

    BalasHapus
  28. Buat Seciocadaveris
    Terima kasih atas komentarnya. tapi anda menggunakan chi square untuk menguji apa? mohon dijelaskan. Thanx

    BalasHapus
  29. saya menggunakan chi-square untuk mencari hubungan antara faktor risiko (3 skala ordinal) dan faktor efek (3 skala ordinal) dgn tabel 3x3. Hipotesis saya tidak ada hubungan antara faktor risiko dan faktor efek, bagaimana menurut mas konsultan statistik
    thx

    BalasHapus
  30. Buat Sectiocadaveris
    Kalau uji Chi Square sepertinya tidak perlu uji normalitas. mohon koreksinya. thanx

    BalasHapus
  31. hallo Pak,
    saya pernah baca buku yg mengatakan bila menggunakan analisis regresi linear maka uji normalitas bisa dilakukan dengan melihat nilai residualnya. Jadi melihat apakah residual berasal dari distribusi normal ataukah tidak.
    Tetapi di buku tersebut tidak diterangkan lebih lanjut cara SPSS untuk kasus regresi linear. Mohon bantuannya jika Bapak tau cara SPSS nya & bagaimana interprestasi nya? Selain itu, jika hasilnya menunjukkan tidak berdistribusi normal apakah ada solusinya, misalkan pakai Log?
    Terima Kasih

    -nova-

    BalasHapus
  32. Buat Nova
    Sudah ada beberapa diskusi tentang ini. mohon disimak. Terima kasih

    BalasHapus
  33. Pak, saya sedang mengerjakan skripsi. Pusing setengah mati. Mohon bantuannya. Saya menguji normalitas Pake Kolmogorov, hasilnya var X (tdk normal) sdgkn var Y (hasilnya normal). Kemudian saya uji liat Skewness-nya, hasilnya sama yaitu var X tdk normal, sdgkn var Y normal. Saya bingun menggunakan uji parametrik atw non untk uji asumsi slnjtnya.

    mhn blsn scptnya pak!

    terimakasih

    BalasHapus
  34. Buat Anonim
    Regresi mensyaratkan normalitas pada residual bukan pada masing2 variabel. mohon disimak diskusi tentang ini. terima kasih

    BalasHapus
  35. pak, klu penelitian eksperimen pada populasi yg sedikit (hanya 2 kelas) shg seluruh populasi menjadi sampel, masih perlu uji normalitas g? klu gak, ada gak sumber buku yg mengatakan tidak? lalu bagaimana metode penelitiannya (pakai tes t), apa bedanya dengan yg sampelnya bukan keseluruhan populasi? tolong y pak. terimakasih.

    BalasHapus
  36. Buat Anonim (Identitas?)
    Jika parametrik biasanya memerlukan asumsi normalitas, jika non parametrik biasanya tidak memerlukan asumsi normalitas. Silahkan lihat di buku2 statistik di perpustakaan. Terima kasih

    BalasHapus
  37. pak, mau nanya...untuk uji normalitas kan ada 2 tuh yang keluar..kolmogorov-smirnov dan shapiro-wink
    nah itu kalo subjek penelitian nya berjumlah 39, memakai yg mana ya? apakah ada hubungan antara jumlah subjek dengan pemakaian jenis uji normalitas, misalnya jmlh subjek >30 harus pake kolmogorov-smirnov?? thx sebelumnyaa...
    -yoochunnie-

    BalasHapus
  38. Buat Yoochunie
    Biasanya kedua metode itu menghasilkan hasil yang konsisten. gunakan salah satu saja atau keduanya tidak apa2. thanx

    BalasHapus
  39. mas saya ngambil judul skripsi "pengaruh biaya pencegahan(X1) dan biaya penilaian (X2) terhadap kuantitas produk cacat(Y)"
    nah klu secara teori X1, X2 ama Y itu berbanding negati jika X1 naik maka Y turun
    yg mau saya tanya, bagaimana jika nanti hasil statistiknya malah menunjukan angka positif, apa ada cara d SPSSny biar hasilny negatif mas, makasih sebelumnya...

    BalasHapus
  40. Buat Anonim
    Kalau hasilnya positif SPSS akan mengeluarkan hasil positif dan kalau negatif ya akan mengeluarkan hasil negatif. Thanx

    BalasHapus
  41. mas, sy buat skripsi variabel npl (Y) dlm %, KAP (X1) dalam %, CAR (X2) dalam %, Suku Bunga (X3) dalam %, LDR X4 dalam %.
    dalam input data view, kan diisi dulu variable view-nya, mau nanya kalo scale, ordinal, nominal itu apa bedanya?, trus isi type, numeric itu apa? width maksudnya apa? column juga?
    tq b4.

    BalasHapus
  42. Buat Anonim
    Coba simak di http://www.konsultanstatistik.com/2009/03/skala-pengukuran-statistik.html
    Column dll itu untuk mengedit tampilan seperti di Excel. Terima kasih

    BalasHapus
  43. saya ada pertanyaan mengenai transformasi data. apabila data tidak bisa d log, ln apa bisa dgn cr lain? ada beberapa buku mengatakan klo bs di akarkuadrat atau dikuadratkan. pertanyaannya adalah apabila tidak bisa dikuadratkan apa bisa dipangkatkan dengan angka yg kita pilih sendiri, misal angka atau data tersebut kita pangkatkan 0.25? trims..

    BalasHapus
  44. Buat Anonim
    pada prinsipnya tidak masalah, akan tetapi pangkat 0,25 atau 0,5 juga tidak bisa digunakan pada data negatif. terima kasih

    BalasHapus
  45. mas saya safira. mau tanya neh
    uji normalitas saya dengan kolmogorov smirnov dengan hasil nilai residualnya tidak normal. di buku imam ghozali dinyatakan hal itu bisa diatasi dengan semilog atau double log.
    pertanyaan saya, variabel dependen saya berupa ROE sebanyak 55 data. dari 55 data tersebut,6 data bernilai negatif, jadi sisa 49 yang positif. apa variabel tersebut tetap bisa saya transformasi ke log agar saya bisa membentuk persamaan semilog?
    ats jawabannya thanx a lot yaa..

    BalasHapus
  46. Buat Safira
    Gunakan transformasi yang lain atau keluarkan data outlier. Terima kasih

    BalasHapus
  47. kak data responden saya ada 82 orang saya melakukan uji normalitas dan hasil asymp sig nya .000 dan .001 apa itu artinya tidak normal ya ? terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  48. saya uji normalitas dengan kolmogorov smirnov dengan hasil nilai residualnya tidak normal. saya melakukan transformasi ke dalam bentuk lain (Log, Ln, dll). yang saya tanyakan apa semua variabel (y,X1,X2,x3...) ditransformasi atau hanya salah satu variabel saja ?

    BalasHapus
  49. Buat Anonim
    Yup kurang lebih seperti itu. Terima kasih

    BalasHapus
  50. Buat Anonim
    Transformasi boleh dilakukan pada salah satu, atau beberapa variabel, tidak harus semuanya. Terima kasih

    BalasHapus
  51. Selamat siang mas,aku Tika,mhsiswi sem akhir di Trisakti Univ,ak mau tanya bberapa ptanyaan yg bkin mumet,tlg dbantu yaaa...he2:

    1. Sebenernya cara menjelaskan kegunaan NORMALITAS di dlm pengujian skrip yg baik n benar itu bgmana ya? aku uda jwb spt "u/ mgetahui apkh populasi data bdistribusi normal/tdk,atau u/ mguji apkh dlm model regresi,var pnggangu/residual mmliki distibusi norml/tdk" tp ttp dsalahin,dsn ps aku ksih clue jwbnya berhub dng TOOLSnya,mungkin bs bantu ak?

    2. Apa itu AVAIBILITAS dan REVABILITAS? apa istilah itu bnr2 ada atau hnya jebakan?heee..

    3. Bgaimana cra menjelskan yg baik n benar juga, knp di dlm skripsi kita perlu adanya uji regresi dan uji valid/reliability?

    4. Benarkah uji Normalitas hanya untuk mengukur data berskala ordinal,interval dan rasio?knp?

    mgkn kalau memungkinkan bs dberikan contohnya juga ^^
    Sebelumnya teria ksh ats replynya,really helpfull ^^

    BalasHapus
  52. Buat Tika
    1. Tergantung dari konteksnya mbak. mungkin uji normalitas digunakan untuk statistk parametrik gitu(?)
    2. setahu saya uji validitas dan reliabilitas.
    3. Untuk melihat apakah kuesioner yang kita gunakan layak atau tidak, atau mengeluarkan data yang tidak valid dan reliabel.
    4. Normalitas untuk data rasio dan interval.

    Terima kasih

    BalasHapus
  53. pak, kriteria nya > 0,05 itu normal
    kl < 0,05 tdk normal.
    kl hasilnya 0,05, itu normal ato ga normal?????
    thx

    BalasHapus
  54. Buat Anonim
    Kalau ragu2, diperbanyak angka di belakang koma saja, jadi kelihatan apakah 0,050001 atau 0,0491
    Terima kasih

    BalasHapus
  55. saya mo tanya :
    1. Apakah variabel dummy perlu diuji normalitas juga ?
    2. Katanya klo regresi yg diuji normalitas adalah residualnya, Contoh2yg saya liat dlm mencari residual baru dlm bentuk regresi sederhana,bagaimana dengan regresi berganda? Apakah residualnya hasilnya cuma satu atau tiap variabel bebas mempunyai residual sendiri2?

    BalasHapus
  56. Buat Anonim
    1. Dummy sebagai apa? kalau sebaga independent tetap masih diperlukan
    2. mencari residual regresi sederhana sama dengan residual regresi berganda.
    Terima kasih

    BalasHapus
  57. assalamualaikum, selamat siang pak..
    saya kurnia, dan senang sekali saya menemukan situs ini, saya masih awam mengenai statistik, dan saya menjadi tertarik dengan statistik,
    saya mau bertanya pak pendapat bapak, mengenai misalkan terdapat data 2 tahun sebelum dan 2 tahun setelah, menurut bapak baiknya bagaimana cara menguji normalitasnya, apakah tiap tahun dilakukan uji normalitas (jadi ada 4 uji normalitas), atau data 2 tahun sebelum dan 2 thun setelah masing2 digabungkan baru di uji normalitasnya..

    terimakasih :)

    BalasHapus
  58. Buat Kurnia
    Jika menggunakan uji beda dua sampel, maka masing2 sampel harus diuji normalitasnya. Kurang lebih seperti itu. Terima kasih

    BalasHapus
  59. hallo pak.. saya abe, jika kita me? nggunakan data yang sudah diselisih untuk harga normalitas dan hogenitas data apakah boleh? karena jika menggunakan data yang belum diselisih hasilnya tidak normal dan tidak homogen tapi jika diselisish data jadi homogen dan normal gimana baiknya pak thanks bgt yach.....

    BalasHapus
  60. Buat Abe
    Data diselisih seperti apa yang anda maksudkan? kami kurang mengerti. terima kasih

    BalasHapus
  61. pak saya canda mahasiswa yang sedang skripsi.saya mhn bantuan pak,

    Pak, kalo misalnya agar saya keluar dr uji normalitas krn data saya sdkt dan tidak bisa kiurangkan lagi, trz saya mentransformasi dalam bentuk sqrt (akar)...

    nah tp saya kena masalah di uji otokol......trz saya pake metode chorcrane-orcut..boleh ga pak? trz kan terbentuk data baru, nah yang digunain untuk uji selanjutnya yang data baru?

    trz persamaan regresi saya jadi (Y*)^-2=a+b(X1*)^-2+c(x2)^-2+eror pak?


    trima kasih bantuannya pak

    dan smga sukses

    BalasHapus
  62. Buat Muda YM
    Setiap ada modifikasi lakukan uji asumsi klasik semuanya. Terima kasih

    BalasHapus
  63. Mas, saya yulfi.
    data saya untuk independen berupa ya/tidak, sedangkan dependen berupa skala likert. kemudian hasil uji normalitas dg kolmogrov menunjukkan tidak normal, tapi dg skewnes kurtosis menunjukkan normal...bagaimana menurut mas? apakah boleh saya menggunakan yg skewnes kurtosis? apa ya perbedaan antara 2 uji itu?
    terimakasih

    BalasHapus
  64. Buat Yulfi
    Memang uji skewness dan kurtosis lebih informatif dan banyak digunakan dari pada uji KS yang hasilnya masih diragukan untuk jumlah sampel yang relatif banyak. Terima kasih

    BalasHapus
  65. Pagi mas..
    saya Agnes..
    Mas, kl pnlitian saya tu tnpa variabel dependen,saya liat smua cntoh d buku tu variabel nya dependen dan independen..
    1.uji nrmalitas apa yg cocok buat pnlitian saya?
    (saya pakai skala likert, ada 5 variabel independen)

    BalasHapus
  66. Buat Agnes
    Metode uji normalitas sama saja untuk variabel dependen atau independen. Terima kasih

    BalasHapus
  67. Output spss bisa disave ke dalam bentuk word gak siy? Caranya gimana kakaaak?

    BalasHapus
  68. Buat Anonim
    Bisa saja, dari output, klik menu file, pilih export, cari format rtf lalu klik OK. Nanti bisa dibuka pake words. Juga bisa dipindah ke excel atau format lain. Ini hanya salah satu cara, masih ada berbagai cara lain. Terima kasih

    BalasHapus
  69. smalat malam

    saya mau tanya
    di uji kolmogorov-smirnov ada dua pengerjaan yang saya lihat dr dua referensi
    yg pertama mengitung D+ sedangkan yg lain menguji D+ dan D-
    apakah D- perlu dihitung juga?

    trimakasih

    BalasHapus
  70. Buat Anonim
    Yang dipergunakan adalah D yang terbesar dari D+ dan D- jadi perlu dihitung dua-duanya. (mudah2an pengertian kami tentang notasi D tidak keliru) Terima kasih

    BalasHapus
  71. sore,saya indah, saya mau tanya, saya sedang menyusun skripsi dg 3 variabel, kenapa ya data X2 dan Y saya tidak normal2? keduanya 0,00 apa yang mempengaruhi data menjadi tidak normal? terima kasih

    BalasHapus
  72. Buat Indah
    Silahkan menggunakan fasilitas forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  73. nama saya eko. numpang tanya nih. saya baru saja selesai penelitian menggunakan 2 variabel. apabila data saya terdistribusi normal tapi tidak homogen. apakah saya masih bisa pakai uji anova? trimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  74. Buat Eko
    Mohon menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  75. maap mo nanya kalo one sample K-S ma two sample K-S??apa bedanya???
    saya udah coba msuk forum tap gataw gmn caranya nanya di forum padhl saya dah login pake yahoo..
    sebelumnya terimakasih,, moga cepet dibls..he^^V

    BalasHapus
  76. Buat Anonim
    Mohon menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab.

    BalasHapus
  77. saya hendy..bgmana cara/langkah melakukan transformasi dsaat data tidk berdsitribusi normal? thx bgt..

    BalasHapus
  78. Buat Hendy
    Silahkan menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  79. Saya rose, sedang menyusun skripsi.
    Saya mw menanyakan,,
    Untuk uji beda dengan metode event study, namun data tidak normal, uji apa yg seharusnya saya lakukan?
    Namun data merupakan skala rasio.
    Terima kasih

    BalasHapus
  80. Buat Rose
    Silahkan menggunakan fasilitas forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  81. maap, saya mau nanya.... data saya tidak normal trus saya mau coba ngeluarin data outliernya gimana ya caranya ? saya pake uji beda paired sample t test..
    kira" kalo pake casewise diagnotics bisa nggak ya?
    makasih ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa menggunakan outliers, batasnya bisa 2 atau tiga tergantung justifikasi dan jumlah data. Terima kasih

      Hapus
  82. maaf pak, saya mau tanya, saya sedang mengerjakan skripsi, namun data yang diperoleh ada yang negatif, sayang ingin menguji asumsi klasik dan regresi berganda,

    misal nya data yang diperoleh sbb:
    X1= -50000000
    x2= 100000000
    x3= -10000000
    y= 200000000

    jdi apa yg harus saya lakukan pak dengan data ini apakah angka yg minus saya buat postif dengan menghilangkan tanda (-) nya?

    atau bagaimana pak?

    mohon bantuan nya...

    terima kasih sebelumnya..

    BalasHapus
  83. Buat Anonim mohon menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  84. Pak, saya dani.
    Saya akan melakukan komparatif tes terhadap tingkat persepsi pekerja pada masing2 departemen. alatnya menggunakan kuesiaoner skala likert. setelah direkap hasil kuesionernya, saya menemukan kebingungan. untuk melakukan uji normalitas, kolom variabel (item) mana yang harus dimasukkan?? apakah stiap variabel satu2, ataukah langsung, apa klom jumlah setiap skor responden, ato kolom rata2 skor tiap responden??
    untuk gampangannya, data apa yang harus dimasukkan ke dalam analisis dari data kuesioner tsb??
    mohon penjelasannya, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Dani silahkan menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  85. bagaimana cara membaca kesimpulan antara skewness yang bernilai positif dan negatif?? berikut pula dengan kurtosis yang positif dan negatif. Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  86. ok... sangat membantu sekali, setelah keling-keling akhirnya di sini lah saya temukan jawabannya... trims Konsultan Statistik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Pak. Silahkan gabung di forum diskusi. Terima kasih

      Hapus
  87. numpang tanya pak...
    saya ingin mencari hubungan antara variabel X dan Y dengan tipe data interval
    teknik analisisnya dengan prduct moment
    tpi data saya tidak berdistribusi normal...

    mohon bimbingannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  88. pak saya mau tanya kalau semisalnya qt pake uji statistik non parametrik untuk menentukan uji distribusinya baiknya pakai apa ya pak, lalu perbedaan kolmogorov sminorv dengan chi square apa ya pak, dari beberapa jurnal yg saya baca kok keduanya sama2 menguji normaliitas suatu data???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan sampaikan pertanyaan Anda di forum diskusi. Terima kasih

      Hapus
  89. salam sejah tera...
    pada hasil uji normalitas saya, Asymp. Sig. (2-tailed) memberikan data sbb:
    0,26 0,032 0,559 0,439

    dari hasil tersebut muncul statement test distribution is normal, padahal seperti yang bapak jelaskan di atas nilai signifikansi di bawah 0,05 maka data tersebut tidak norlmal. apakah bila hanya salah satu hasil olah data di bawah 0,05 masih dianggap normal?
    mohon bimbingannya dan terimakasih atas perhatiannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Yudha silahkan menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  90. data set terdiri 2 group:
    1) uji normalitas dengan non-parametric-sample K-S dianalisa masing-masing group hasilnya tidak significant (normal distribusi)
    berarti normal
    2) uji normalitas dengan descriptive statistics-explore-hasil masing-masing group significant pada K-S tidak normal)
    Mana yang benar dalam uji normality?
    Terima kasih
    Mardiyono

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Mardiyono silakan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  91. Salam hangat...
    pak saya dinand mohon bantuanya...
    Ktriteria uji normalitas secara angka statistik gimana y?
    Mohon bantuanya y pak..
    Terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Dinand silahkan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  92. maaf pak saya vhya mau tanya,saya menggunakan teknik analisis path analys. penggunaan kolmogorov sminorv ini diuji langsung per sub struktur misalnya X1 DAN X2 ke Y atau per variabel X1 KE Y, X2 KE Y. karena saya menggunakan 3 variabel x.
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  93. selamat sore pak,,saya Alea

    saya mau tanya uji hipotesis yg digunakan pada model markov chain biasanya apa aja ya? sama distribusinya?

    saya dapat contoh menggunakan chi kuadrat dan poisson. apakah ada selainnya?

    mohon informasinya pak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Alea, silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  94. Bagaimana untuk menguji normalitas pada one-tailed hypothesis? apakah langsung membagi 2 nilai Asymp. Sig. (2 tailed)? atau ada step2 yg berbeda?

    pada uji apa saja yg harus melalui step yg berbeda untuk uji (one-tailed) asumsi klasik (hetero,autokor,multiko,dan linearitas)?

    untuk uji f dan uji t, apakah ada procedure yg berbeda untuk one-tail dan 2-tail? terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Enrique mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  95. apa bedanya uji normalitas pke uji kolmogorov smirnov sma pke uji chi square y pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  96. mas,maaf sy mau tanya, skripsi sy kan pake metode deskriptif kausalitas dimana data x dan y berbentuk ordinal karena peke kuesioner dua-duanya, nah sy pake uji validitas dengan rank spearman dan uji reliabilitas alfa cronbach, tapi sy bingung untuk uji hipotesis sy hrs gunakan regresi sederhana karen x nya cm satu,sy pake regresi untuk tau arah hubungannya positif ato negatif, itu perlu diuji normalitas dulu ga ya datanya lalu apa sy hrs transformasikan datanya menggunakan MSI atau bagaimana?
    terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Dede Andri silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  97. Mas q mau nanya, saya lagi olah data skripsi saya , pada skewness normal tapi kurtosis tidak normal , apakah penelitian hanya menggunakan kurtosis saja dapat, tetapi tidak menggunakan skewness

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  98. selamat pagi mas, mau tanya mas. saya melakukan uji normalitas menggunakan Kolmogorov. datanya X1 dan X2 itu data nominal, X3 data rasio dan Y juga data rasio. kenapa hasilnya utk X1, X2 dan X3 0.000 ya.. mohon pencerahannya mas. terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Helen silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  99. Pak, Bagaimana cara melihat nilai t tabel dan F tabel. misalnya n = 60 sig = 0,05
    Trims
    Danu Cet Langet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  100. salam
    pa saya mau tanya jika setiap variabel memiliki jumlah data yang berbeda bagaimana hasilnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Oyun silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  101. salam,,
    saya ibnu
    saya mau bertanya, saya menggunakan Chi square,, dan saya ingin mencari faktor yang paling berengaruh,, menggunakan apa ya? mohon bantuannya.
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ibnu silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  102. Mohon penjelasannya Pak
    Saya Nada, saya ingin bertanya..
    Saya memiliki 3 kelompok data (A, B, C @ berjumlah 6 data) setelah diuji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov, Asymp. Sig. data A 0.040, data B 0.040, data C 0.653.
    Berarti data A & B tidak berdistribusi normal.
    Apakah saya tetap bisa melakukan uji sanava terhadap ketiga data saya tsb? Kalau tidak sebaiknya apa yang saya harus lakukan? Apakah transformasi data atau uji statistik non parametrik?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  103. Saya rizki,

    Mau tanya saya sedang lakukan skripsi mengenai pengaruh return saham, data yang saya olah setelah saya gunakan funsi LN atau LG10 kenapa datanya semakin turun nilai R nya yah? jadi untuk normalitasnya .000

    Mohon arahannya.

    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Rizki silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  104. Saya Ari mau tanya, perbedaan parametrik dengan non parametrik kan parametrik menyertakan asumsi teorits, itu maksudnya apa ya ?

    Mohon Arahannya
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ari silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  105. kalo terdistribusi normal itu kan nilai signifikansinya lebih dari 0,05 jadi ho ditolak apa di terima mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Deni Yuda mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
    2. mas mau tanya,gmna kalo data ga normal?
      biar bisa normal bagamana langkanya mas?
      kalo data ga normal bermasalah ga pas sidangnya?
      penyebab data ga normal itu knp? trs gmna solusinya?mkch

      Hapus
    3. Buat Izy.k mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  106. maaf pak saya mau tanya. saya menggunakan uji normalitas langsung pada semua varibel untuk menggunakan alat analisis regresi. apa tidak masalah? jika dilakukan uji normalitas per variabel, ada 3 var independen yang tidak normal menggunakan alat analisi apa pak? mohon bantuannya. terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  107. Maaf pak saya mau tanya Untuk uji Normalitas pada data regresi ganda rumus manualnya seperti apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  108. maaf pak saya ipang mau tanya,,Dari hasil uji normalitas dengan menggunakan grafik histogram dan normal probability plot, tampak bahwa histogram memberikan pola distribusi yang menceng ke kanan sedangkan pada grafik normal probability plot terlihat bahwa titik–titik menyebar dan menjauhi garis diagonalnya.ini menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi secara normal dan model regresi yang di uji dengan menggnakan grafik tersebut tidak memenuhi asumsi normalitas. untuk mngatasi hal tersebut berdasarkan artikel yang pernah saya baca yaitu dengan persamaan regresi semi log,,,,nah bagai mana cara mengolah dengan persamaan regresi semi log tersebut dengan SPSS? terima kasih jawabanyya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  109. maaf Pak saya mau tanya. skripsi saya mengenai perbedaaan roa sebelum dan sesudah revaluasi. saya melakukan uji normalitas data dengan kolmogorov smirnov untuk uji t (dua sampel data berpasangan). Hasilnya adalah untuk yang sebelum datanya tidak normal dan yang sesudah datanya normal. yang ingin saya tanyakan, apakah saya harus menggunakan uji dengan parametrik atau non parametrik? terimakasih atas jawabannya.
    -rifta-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat RIfta silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  110. mas, saya gana mau tanya,
    untuk menghilangkan mean pada uji normalitas gimana ya?
    soalnya data saya data nominal, dan katanya data nominal tidak boleh menampilkan mean pada saat uji normalitas,,
    terimakasih atas jawabannya
    --gana--

    BalasHapus
  111. mas saya gana lagi :)
    mau tanya mas buat ngerjakin skripsi,
    data saya valid semua dan reliabel semua tapi kenapa ya saat uji normalitas hasilnya selalu nol mas?
    terimakasih atas jawabannya
    --gana--

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Gana silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  112. mas,penelitian sya membandingkan kinerja keuangan bumn yang sudah privatisasi dengan bumn yg belum privatisasi. saya menggunakan paired sample T-test. tepatkah penggunaannya?? mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Junaidi Fadil silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  113. maaf mas saya trio,,
    saya mau tanya kenapa uji normalitas menggunakan nilai residualnya bukan nilai dari variabelnya?terima kasih sebelumnya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Trio silakah sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  114. Apakah uji normal menggunakan KS-1 pada nonparametrik dapat digunakan untuk pengujian normalitas utk uji t, dari spss utk masuk ke KS-1 melalui nonparametrik, apakah penggunaan KS-1 dilakukan jika secara parametrik data tdk normal selanjutnya gunakan kolmogorov pd KS-1 atau giman?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih

      Hapus

Cari Materi

Memuat...