Validitas dan Reliabilitas

Validitas
Secara umum uji validitas adalah untuk melihat apakah item pertanyaan yang dipergunakan mampu mengukur apa yang ingin diukur. Terdapat berbagai macam konsep tentang validitas, dan di sini hanya akan dibahas validitas yang jamak dipergunakan dalam berbagai penelitian ekonomi. Suatu item pertanyaan dalam suatu kuesioner dipergunakan untuk mengukur suatu konstruk (variabel) yang akan diteliti. Sebagai contoh: besarnya gaji valid dipergunakan untuk mengukur kekayaan seseorang; atau jumlah anak tidak valid dipergunakan untuk mengukur kekayaan seseorang. Artinya gaji mempunyai korelasi dengan tingkat kekayaan seseorang, tetapi jumlah anak tidak berkorelasi dengan tingkat kekayaan seseorang.

Beberapa alat analisis yang sering dipergunakan untuk melakukan uji validitas adalah:

1. Korelasi Product Moment
Item butir dinyatakan valid jika mempunyai korelasi dengan skor total (r hitung) di atas r tabel. Perhitungan dengan SPSS menggunakan Analyze --> correlate --> bivariate, pilih Pearson. Pindahkan data jawaban pada masing-masing butir dan skor total dari kiri ke kanan. Hasilnya pada output, lihat pada kolom paling kanan.

2. Corrected Item to Total Correlation
Adalah dengan mengkoreksi nilai r hitung karena adanya spurious overlap. Perhitungan dengan SPSS menggunakan Analyze --> Scale --> Reliability Analysis, pindahkan jawaban responden pada masing-masing butir (tanpa skor total) dari kiri ke kanan --> Pilih Statistic è Klik pada Scale if item deleted --> OK. Nilai yang dipergunakan pada kolom Corrected item-total correlation.

3. Analisis Faktor
Item yang valid akan mengelompok pada konstruk yang diukur. Analisis dengan SPSS menggunakan Analyze è Data reduction --> Factor Analysis --> masukan semua jawaban responden. Item pertanyaan pada suatu konstruk yang tidak mengelompok pada konstruk tersebut dinyatakan tidak valid.


Reliabilitas
Uji reliabilitas adalah untuk melihat apakah rangkaian kuesioner yang dipergunakan untuk mengukur suatu konstruk tidak mempunyai kecenderungan tertentu. Nilai yang lazim dipakai adalah 0,6. Perhitungan dengan SPSS sama dengan perhitungan validitas dengan Corrected Item to Total Correlation. Nilai yang dilihat adalah Alpha, pada bagian kiri bawah.

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul
1. Bagaimana perlakuan terhadap butir pertanyaan yang tidak valid?
Jawab: Butir yang tidak valid berarti tidak mampu mengukur suatu konstruk yang akan diukur, sehingga sebaiknya dikeluarkan dari model penelitian.

2. Butir-butir pertanyaan sudah valid semua, tetapi mengapa tidak reliabel?
Jawab: Meskipun ada kecenderungan bahwa jika semua butir sudah valid akan reliabel, akan tetapi hal tersebut tidak merupakan suatu jaminan. Upaya yang dapat dilakukan agar menjadi reliabel adalah dengan menggunakan pengujian reliabilitas yang lain, atau memodifikasi indikator yang dipergunakan.

3. Kuesioner sudah valid dan reliabel, tetapi mengapa hipotesis tidak diterima?
Jawab: Tidak ada hubungan antara uji validitas dan reliabilitas dengan penerimaan hipotesis. Uji validitas dan reliabilitas hanya untuk melihat apakah alat ukur yang dipergunakan (kuesioner) sudah layak dipergunakan atau belum.

4. Metode pengujian mana yang paling tepat?
Jawab: Tidak ada ketentuan yang pasti dan tergantung dari model yang dipergunakan dalam penelitian.

5. Bolehkan pengujian Alpha Cronbach dipergunakan untuk kuesioner dengan jawaban benar dan salah?
Jawab: Tidak boleh. Alpha Cronbach tidak dapat digunakan untuk menguji reliabilitas kuesioner dengan skala nominal (benar/salah)

6. Berapakah jumlah indikator yang ideal dalam mengukur suatu konstruk/variabel?
Jawab: Tidak ada ketentuan yang pasti. Semakin banyak akan semakin baik, akan tetapi memerlukan tenaga yang lebih besar dan mungkin tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh. Untuk model dengan SEM, disarankan minimal 3 indikator setiap konstruk (tetapi bukan merupakan suatu keharusan)

Simulasi Uji Validitas dan Reliabilitas

133 komentar:

  1. halo pak. artikelnya keren! tapi saya mau tanya, spurious overlap itu apa? bisa dijelaskan dengan contoh? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  2. Terimakasih atas kesediannya membantu.
    Apakah bisa berkonsultasi via email?
    Supaya saya bisa attach file dgn lebih detail?

    Tetapi untuk singkatnya saja,
    Alat ukur ini terdiri dari 30 item pertanyaan, serta 4 aspek/dimensi (CE, AC, RO, AE).

    1.Aspek CE dan AC
    Contoh pertanyaan :
    a. Kongkrit dan praktis
    b. Teoritis

    Kalau pilihan A, maka S termasuk dlm kategori CE. Kalau memilih B, maka S termasuk dalam kategori AC.
    begitu seterusnya sampai 15 item pertanyaan, masing2 2 pilihan jwban

    2. Aspek RO & AE
    Contoh pertanyaan :
    saya lebih suka belajar secara..
    a. Individual
    b. Mendalam
    Kalau pilihan A, maka S termasuk dlm kategori model RO. Kalau memilih B, maka S termasuk dalam kategori model AE.
    begitu seterusnya sampai 15 item pertanyaan, masing2 2 pilihan jwban

    Sedangkan kisi2 alat ukurnya secara singkat :

    Aspek Indikator No. item & piljaw

    CE 1... 1a,7.a,13a,17a,25a
    2... 3a,9a,15a,19a,27a
    3... 5a,11a,21a,23a,29a

    AC 1... 1b,7b,13b,17b,25b
    2... 3b,9b,15b,19b,27b
    3... 5b,11b,21b,23b,29b

    RO 1... 2a,8a,14a,22a,30a
    2... 4a,12a,18a,24a,26a
    3... 6a,10a,16a,20a,28a

    AE 1... 2b,8b,14b,22b,30b
    2... 4b,12b,18b,24b,26b
    3... 6b,10b,16b,20b,28b

    Gambaran hasil :

    Gaya belajar :
    1. accommodative(CE/AE)
    2. divergent (CE/RO)
    3. convergent (AC/AE)
    4. assimilative (AC/RO)

    Kurang lebih begitu gambaran yang bisa saya paparkan, pertanyaannya :
    1. Bagaimana uji validitas dan reliabilitas yang tepat? Apabila menggunakan split half, apakah ada referensinya? (Sebelum saya juga hunting nantinya) hehe

    2. Apakah pengolahan data (bab IV) untuk bentuk alat ukur spt diatas bisa menggunakan SPSS? Atau hanya skoring manual saja? karena datanya berbentuk pengkategorisasian

    Terimaksih banyak,
    selamat malam

    Icha
    janns_daughter@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Icha silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  3. Contoh pengkategorian :

    Misalnya pilihan jwban salah satu S pada pasangan dimensi pertama (CE & AC) :
    1(jwb:a), 7 (jwb:a), 13(jwb:b),17(a), 25(a), 3(a), 9(b),15(a),199b),27(b), 5(a),11(b),21(a),23(a),29(a)
    (maaf urutan no acak saja)

    Maka
    skor CE = 9 (karena ada 9 jwban a), dan skor AC = 6 (krn ada 9 jwban b)
    Maka pada pasangan dimensi ini dikategorikan cenderung CE

    Kemudian apabila jwban pada pasangan dimensi berikutnya (RO & AE), adalah berikut :
    2(b),8(a),14(b),22(b),30(b)
    4(a),12(b),18(b),24(b),26(b)
    6a,10b,16a,20b,28a


    Maka
    skor RO = 5 (karena ada 5 jwban a), dan skor AE = 10 (krn ada 10 jwban b)
    Maka pada pasangan dimensi ini dikategorikan cenderung AE

    Kesimpulan
    S memiliki kecenderungan menggunakan model belajar CE dan AE, oleh karena itu dikategorikan pada gaya belajar accommodative.

    (U/ kategori 4 gaya belajar sudah saya cantumkan di post sebelumnya)

    jadi pertanyaannya :
    1. apakah alat ukur ini bisa menggunakan uji validitas pearson? Bagaimana skornya (apakah tetap a=0 dan b=1?)

    2. Penelitian ini adalah studi deskriptif, hanya sampai membunyikan hasil gaya belajarnya saja (dan faktor2 yg mempengaruhinya)

    Terimakasih.

    .Icha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Icha silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  4. mas, untuk uji validitas itu pakai df=n-2 yah??

    sampel saya ada 105, tapi dibagi ke tiga perusahaan. jadinya 35. itu gimana mas?? r-tabelnya buat n=35 berapa yah? (maksudnya pake yang df=n-2 juga? jadinya liat yang di r=33 yah??)

    bales ke e-mail ku juga boleh mas, takutnya ga kebaca kalo bales di sini

    benibanget@yahoo.co.id

    terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Beni silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  5. mas,indikator saya 4 validitasnya valid tp kok g reliable y (cronbach alpha hanya o,5 alias kurang dr 0,6) cara mengatasinya gmn? makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  6. salam kenal..saya widya.
    mau nanya, dari 3 alat analisis untuk uji validitas, apa ada metode yang terbaik? bagaimana memilih alat analisis yang akan digunakan?

    lalu jika menggunakan korelasi Pearson, pada SPSS ada pilihan 1 tailed atau 2 tailed, apa penggunaannya tergantung hipotesis?

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Widya silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  7. selamat malam mas,salam kenal. saya wiwik,saya mau tanya tentang
    1. apa saja independen variabel yang mengunakan ui validitas dan reliabilitas?
    2. equation dari uji validitas dan reliabilitas untuk menguji data yang seperti ap ci?equationnya apa aj tuh?
    trimakasih di tunggu jawabannya ya maz

    BalasHapus
  8. Buat wiwik
    Mohon dicermati dulu postingan tentang uji validitas dan reliabilitas. disitu tidak ada istilah independen dan juga persamaan. thanx

    BalasHapus
  9. malem....
    nama saya unie mas...
    saya sangat senang dg blog ini karena banyak membantu saya...^_^...
    mas mau tanya lagi tentang uji validitas dan reliabilitas..
    salah satu variabel yg saya ambil adalh pengetahuan akuntansi dan alat analisis yg dipakai menggunakan "tes" berbentuk pilihan ganda.kuesioner utk var tsb saya dapatkan dari peneliti sebelumnya yang pernah ikut pada simposium nasional akuntansi..jadi nanti responden disuruh jawaab pertanyaan dari 5 pilihan jawab,,,jadi intinya nanti jawab benar atau salah dari jawabn yg dipilihnya...
    pertanyaan saya :
    kira kira untuk variabel tersebut msh perlu saya uji validitas dan reliabilitas nya tidak??kalo perlu pake uji validitas dan reliabilitas seperti apa ya???
    terima kasih sebelumnya ^_^v

    BalasHapus
  10. Buat Unie
    Instrumen kuesioner tetap perlu uji validitas dan reliabilitas, metode yang digunakan sebaiknya menggunakan rujukan dari jurnal yang anda gunakan. thanx

    BalasHapus
  11. Asslmkm, maz numpangkonsultasi Ni...
    ada 2 pertanyaan inti...
    1. utk soal pilihan banyak pengujiannya dg spss bgmana ya?

    2. dalam penelitian eksperimen biasanya hipotesisi itu berbunyi "ada perbedaan yg signifikan antara metode A dibanding metode B", nah ada gak kriteria perbedaan signifikannya tsb(ex. 0,6)

    Trimkasih skali ats jwabannya...

    BalasHapus
  12. Buat Mazz Budy
    1. Pengujian apa?

    2. Kriteria yang diambil biasanya 5%, atau taraf kepercayaan 95%. thanx

    BalasHapus
  13. aq fahmi...
    mao sdkit nanya pada ahlinya
    kmren aq ngtung validtas butir instrumen pk spss 17...yg aneh..kok tidak trdpat butir angket yg valid....pdhal aq udah sering ngtung validitas ato reliabilitas......yg jd permasalhnnya...angket tsb pk skala guttman, n jwbanna hnya 1 utk jwbn benar n 0 utk jwban salah.krna aq biasa pke skala likert....mohon pencerahannya...terima kasih

    BalasHapus
  14. Buat Fahmi
    Kita sama2 belajar, dan skala 1 dan 0 bisa diuji validitasnya dengan pearson, tetapi tidak bisa dengan reliabilitas alpha cronbach. kalau memang tidak valid ya berarti kuesioner tersebut perlu dikaji ulang. mohon untuk tidak memanipulasi data agar menjadi valid..thanx

    BalasHapus
  15. mas. maaf saya numpang tanya, saya seorg mahasiswi PTN yang sedang meneliti speaking ability siswa, saya menggunakan speaking test, kira2 formula apa yang cocok untuk penelitian saya ini y mas? soalnya dah berapa kali saya menghadap dosen pembimbing saya dan selalu disalahkan tanpa ada pemecahan rumus apa yang harus saya gunakan uuk menguji validity dan reability penelitian saya. thx a lot sebelumnya. really need hep. please...

    BalasHapus
  16. Buat Mahasiswa PTN
    Uji validitas dan reliabilitas tergantung dari metode pengambil data yang Anda lakukan. coba disimak pada postingan. Terima kasih

    BalasHapus
  17. Mas saya mau tanya...apakah ada perbedaan cara menghitung validitas dan reliabilitas antara dimensi dan faktor (sebuah konstruk)..karena sepertinya saya salah mengerti teori yang kemarin saya baca..saya berfikir bahwa itu adalah dimensi dari sebuah konstruk, tapi ternyata itu adalah faktor-faktornya...

    BalasHapus
  18. Buat Anonim
    Program AMOS atau Lisrel dapat menghitung validitas suatu konstruk yang dibentuk oleh beberapa dimensi. Sering disebut confirmatory factor analysis. thanx

    BalasHapus
  19. maaf pak saya mau tanya klo menhitung reliabilitas pake KR-20 di menu spss itu yang sebelah mana ya pak???karena setahu saya kalo penghitungan spss nya yang di menu spss itu pake crombach alfa, parallel, gutman dan nggak ada menu KR-20 nya,,,,kalao ada sekalian cara bacanya ya pak,,,,trus yang kedua kok output data uji validitas itu terisi semua atau yang benar seperti tangga itu pak???jadi ada kolom yang tak terisi,,,,saya sudah coba tapi kok kolomnya terisi semua,,,mohon bantuannya yang benar bagaimanan saya uji validitasnya pake product momen,,,,saya tunggu balasannya secepatnya pak di email saya ut_yuhuu@yahoo.co.id,,,,trimakasih

    BalasHapus
  20. Buat Anonim
    Sepertinya KR-20 tidak ada di SPSS, jadi bisa pake excel. Untuk output spss yang baru memang tidak terisi semua karena toh sama saja, untuk yang baru memang tidak terisi. thanx

    BalasHapus
  21. Assalamualaikum ww. maaf mas saya mo tanya,penelitian saya, menggunakan skala guttman (ya dan tidak) variabelnya,"lingkungan" dgn "prilaku" dng 14 item pernyataan, bagaimana saya bisa menghitung validitas dan reliabilitasnya, terimakasih atas penjelasannya

    BalasHapus
  22. Buat Anonim (Identitas)
    Silahkan download materi yang sesuai. terima kasih

    BalasHapus
  23. saya mau tanya apa ada cara uji validitas dan reliabilitas untuk variabel kategorikal (dg skala nominal) seperti pertanyaan usia, jenis kelamin, pekerjaan dll ?? pake teknik atau cara seperti apa? apa ada buku yg menjelaskan caranya?
    mohon bantuannya terima kasiih :)

    BalasHapus
  24. Buat Anonim
    Seperti pada artikel di atas, bahwa uji validitas adalah untuk mengukur apakah item pertanyaan tersebut benar2 mampu mengukur apa yang mau diukur atau tidak. jadi kalau pertanyaan tentang usia, jenis kelamin dll tentunya tidak perlu uji validitas. terima kasih

    BalasHapus
  25. oh gitu, tapi usia jenis kelamin mau saya ukur juga (karena saya pake metode two step cluster). ada cara uji valid reliabel nya ga ya? saya baca kalo pertanyaan nominal benar/tidak bisa diuji validitas dan reliabilitanys ya? apakah cara tersebut berlaku untuk pertanyaan seperti usia jenis kelamin dll?

    BalasHapus
  26. Buat Anonim (Identitas)
    Jawaban lihat di atas. Terima kasih

    BalasHapus
  27. met siang mas.
    saya mahasiswa keperawatan mau nanya
    penenlitian saya tentang premenstrual syndrome. yang saya bingung kan uji validitas kuisioner untuk screening penderita PMS.
    saya menggunakan pertanyaan tertutup dengan jawaban iya dan tidak.
    contoh pertanyaan:
    apakah saat anda akan mengalami menstruasi anda merasa sakit punggung, nyeri sendi, pegal?
    a. iya
    b. tidak
    item pertanyaan 15 tentang gejala2 PMS, dan ada 2 pertanyyan yang harus dijawab "iya" oleh responden agar ia bisa dikategorikan sebagai penderita PMS, sedangkan pertanyaan yang lain(13 pertanyaan sisanya) asal ia udah jawab "iya" satu aja pertanyaan atau bisa juga lebih dan ia menjawab "iya" pada 2 item pertanyaan yang saya sebutkan mutlak harus dijawab "iya" tadi, maka ia dikategorikan PMS.

    terus untuk uji validitas reliabilitas nya saya harus pakai apa??dan bagaimana mekanisme nya??mohon bantuannya. terima kasih
    sesuai literatur,

    BalasHapus
  28. Buat Anonim
    Untuk ya dan tidak bisa menggunakan uji validitas pearson, dan reliabilitasnya bisa menggunakan split half, KR20, KR21 dll. Terima kasih

    BalasHapus
  29. Konsultan yg baik,..saya sedang membuat penelitian..mengenai bidang medical imaging..membandingkan dua imaging dengan cara A dan B kemudian diperlihatkan ke sejumlah responden ( 10-20 org )dan dilakukan penilaian melalui kuisioner. ada 10 sampel untuk masing2 perlakuan (A dan B ). Masing2 responden diminta menilai kualitas hasil gambar yg dapat memperlihatkan kelainan-kelainan yg mungkin ada. Dari masing2 gambar ada 4 item yg harus dinilai responden. penilaian dari skala 1-4. 1=buruk, 2= kurang 3= baik, 4= baik sekali. pertanyaannya adalah ? apakah kuisioner perlu di uji validitas dan reliabilitasnya? bagaimana caranya? terima kasih

    BalasHapus
  30. Buat Anonim (identitas?)
    Uji validitas juga dapat diperoleh dari ahli atau pakar. jadi mungkin uji validitas dalam rancangan penelitian anda berasal dari ahli atau pakar, bukan dari analisis statistik. Terima kasih

    BalasHapus
  31. mau tanya mas...
    sy jurusan teknik informatika judul penlitian sy "analisis dan perancangan manajemen bandwidth dengan mikrotik pada PT xxx"
    yg sy mau tanyakan :
    variabel yg sy tentukan = analisis (x1), perancangan (x2), mikrotik (y)
    apakah sudah bnr penentuan variabel?

    kuesioner sy distribusikan kpd 30 responden, dng indikator prtanyaan variabel x1=6 pertanyaan, x2=5 pertanyaan, y=3 pertanyaan
    apakah indikator pertanyaan sesuai untuk uji statistik?

    uji validitas dng pearson, dinyatakan valid, dibawah 0,05
    saat uji reliabilitas dgn alpha cronbach tdk valid, dibawah 0,05
    apa uji yg sesuai untuk reliabilitas?
    dan brp batasan untuk uji tersebut?

    tolong saran2 nya mas...
    thx before

    BalasHapus
  32. Buat Anonim
    Penentuan variabel penelitian berdasarkan permasalahan dan telaah teoretis Anda. Untuk reliabitas dengan Cronbach disarankan di atas 0,6 (sudah ada postingan tentang ini, mohon disimak). Terima kasih

    BalasHapus
  33. maaf Pak saya ririn mau tnya, klu misal mau menghitung validitas suatu angket kn angketnya itu harus diujicobakan dulu. yg saya tanyakan, berapa jumlah minimal responden yg dpt digunakan utk uji coba angket ini?? Terimakasih

    BalasHapus
  34. Buat Anonim
    Sebenarnya tidak ada ketentuan yang pasti, tapi sering digunakan sekitar 30-an. Terima kasih

    BalasHapus
  35. mas mw tanya,,,,maaf mengganggu sebelumnya,,,,
    saya menggunakan metode "The One Group Pretest-Posttest design",,,,jadi saya memberikan kuisioner 2x yakni sebelum dan sesudah diberi perlakuan untuk menilai ada atau tidaknya meningkat pengetahuan pasien,,,tapi saya bingung mw menguji validitas dan reliabilitasnya,,,data mana yang harus saya masukkan dalam spss sebelum atau sesudah perlakuan?
    saya mohon bantuannya ya pak konsultan,,,terima kasih

    BalasHapus
  36. Buat Anonim
    Lakukan saja pada dua-duanya. Terima kasih

    BalasHapus
  37. Blog nya sangat menarik dan informatif buat saya yg belajar tentang statistik terapan, mau nanya nih, apakah ada pertimbangan atau ketentuan untuk menguji validitas antara menggunakan uji korelasi pearson dengan Corrected Item to Total Correlation, mana diantara kedua uji tersebut yang lebih dianjurkan? trims sebelumnya

    BalasHapus
  38. Buat Nugadi
    Korelasi Pearson juga disering disebut angka kasar karena belum dikoreksi seperti halnya corrected item to total correlation yang biasanya akan memberikan nilai yang lebih rendah karena sudah mengkoreksi spurious overlap. Tapi dua-duanya lazim dipergunakan kok :) Trims

    BalasHapus
  39. mas, saya bhayu..

    mau tanya mas,, saya melakukan penelitian menggunakan kuesioner dengan jawaban ya dan tidak..

    contoh : apakah kenyamanan pelayanan menjadi pertimbangan anda?

    apakah lokasi menjadi pertimbangan anda?

    terdapat 8 pertanyaan, dengan jawaban ya dan tidak seperti contoh...

    apakah kuesioner seperti itu perlu diuji validitas dan reliabilitasnya? jika perlu,, menggunakan apa?

    terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  40. Buat Bhayu
    Sudah banyak diskusi tentang ini. silahkan disimak. Terima kasih

    BalasHapus
  41. Mas, tolong jawabannya ya:
    1. uji reliabilitas untuk variabel independen yang jawabannya ya/tidak apa ya?
    2. apakah regresi berganda bisa digunakan untuk uji hipotesis yang variabel independennya berjawaban ya/tidak dengan variabel dependen yang jawabannya skala 1 sampai 5

    mohon banget jawabannya.
    terimakasih.
    fina

    BalasHapus
  42. Buat Fina
    1. Sudah ada diskusi tentang ini, silahkan disimak agar tidak diulang2.
    2. Bisa saja, sering disebut regresi dengan variabel dummy.
    Terima kasih

    BalasHapus
  43. mas,saya mw nanya..
    bagaimana cara mengetahui valid dan reliabilitas dari semua instrumen??

    BalasHapus
  44. Buat Anonim
    Silahkan disimak di simulasi uji validitas dan reliabilitas. Terima kasih

    BalasHapus
  45. saya puput mas, mau tanya, di ats ada postingan yg mas bilang untuk jwaban 0,1, tidak bisa dilakukan uji reliability alpha corbach, terus gimana cara nyari reliabilitas nya mas??mohon jwabannya ya mas, saya bner2 bingung mas..makasih sbelumnya mas

    BalasHapus
  46. Buat Puput
    Sudah ada banyak diskusi tentang ini, mohon disimak. Terima kasih

    BalasHapus
  47. sy amy, mau tanya pak
    bagaimana perhitungan SPSS jiga menggunakan reabilitas dari kuder-20..
    trima kasih

    BalasHapus
  48. Buat Amy
    Mohon untuk menggunakan fasilitas forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  49. mas saya marthien, saya ingin menanyakan apakah uji validitas dan reliabilitas diperlukan dalam bidang keuangan yang tidak menggunakan kuisioner sebagai data?

    jika diperlukan uji validitas dan reliabilitas, bagaimana caranya jika uji validitas dan reliabilitas tidak terpenuhi?

    terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  50. Buat Marthien
    Mohon untuk menggunakan fasilitas forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  51. Selamat sore.

    Saya sekarang lagi proses buat penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif mengenai efektivitas iklan online pda situs jual beli di internet. Menurut bapak, rumus yang saya gunakan untuk menguji validitas yang paling cocok apa yah? apakah dapat menggunakan pearson product moment?

    Terimakasih.

    BalasHapus
  52. Buat Anonim
    Mohon menggunakan fasilitas forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  53. mas saya aci saya mau tanya bagaimana menguji reliabilitas apabila pada indikator tersebut hanya terdapat 1 pertanyaan saja

    terimakasih

    BalasHapus
  54. mas saya ajeng,
    saya mau tanya bagaimana melakukan uji reliabilitas apabila dalam variabel tersebut hanya terdapat 1 indikator pertanyaan saja.

    terima kasih

    BalasHapus
  55. Buat Aci dan Ajeng
    Mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  56. pak mau tanya,,apakah variabel dummy bisa di uji validitas

    BalasHapus
  57. Buat Fajar
    Silahkan menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

    BalasHapus
  58. pemakaian spearman ataupun pearson, bukankah tergantung datanya Parametrik dan non-parametrik. Nah katanya harus diuji normalitas dulu baru dipilih spearman atau personnya. saya mau tanya apakah betul cuma Kolmogorov–Smirnov dan chi-square saja yg dipake uji normalitas? ada yg bilang Corrected Item-Total bisa?benarkah....
    mohon bantuan penjelasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon menggunakan menu forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  59. bos yg baik hati.. mau nanya.kan saya lg bkin proposal kti kebidanan. apakah perlu uji vaiditas? jujur saya bingung wkt disuruh bkin kisi-kisi kuesionernya. mohon pencerahan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan menggunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  60. utk uji validitas, lebih bagus mana: pake korelasi pearson atau corrected item total correlation? apa plus dan minus dari kedua cara tsb? terus, 1 lagi.. biasanya uji validitas instrumen kebanyakan peneliti pake mana: korelasi pearson atau corrected item total correlation? thx..

    -mr. good-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  61. mas saya minta bantuan, ,
    sekarang ini saya sedang meneliti pengaruh kualitas pelayanan terhadap realisasi penerimaan pbb.

    yang menjadi permasalahan,kan saya menggunakan kuesioner.
    1. apakah memungkinkan apabila kuesioner hanya melihat variabel kualitas pelayanan?sehingga tidak menggunakan variabel realisasi (Y) dalam kuesioner?
    2. apabila bisa bagaimana menghubungkan antara hasil kuesioner dari variabel x dengan variabel y yang nilainya tetap, , misal realisasi PBB tahun 2011 89%?

    untuk sementara begitu.
    mohon bantuannya. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  62. apakah uji reliabilitas bisa dilakukan ketika hanya tersisa satu item valid pada satu variabel??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
    2. Selamat malam ..... mohon izin ikut forum diskusi
      Saya sedang menguji validitas dan reabilitas angket dan mau bertanya apakah memang ada perbedaan hasil item yang valid dengan menggunakan uji korelasi pearson dengan koreksi item total (spss)? Mengapa jika koefisien koreksi item total 0,25 atau 0,3 maka item bisa dikatakan valid? mohon bantuannya..... trims

      Hapus
    3. Untuk berdiskusi silahkan klik di forum diskusi di bagian atas web ini. Terima kasih

      Hapus
  63. assalamualikum...
    saya ayu,
    saya ingin bertanya..jika ingin menguji validitas, nilai skor item dan total item didapat darimana?? apakah sebelumnya kita harus menyebarkan kuisioner terlebih dahulu untuk mendapatkan nilai skor tiap- tiap pertanyaan lalu setelah itu di uji validitasnya?

    terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ayuna silahkan masuk ke forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  64. saya gery
    saya lg nyusun skripsi judulnya Pengaruh iklan Politik Partai NasDem terhadap Pemilih Pemula di Kabupaten kaur. ada d2 variabel yg saya gunakan yakni iklan politik partai nasdem (X) dan persepsi pemilih pemula (Y). jk isi pesan, bintang iklan dan flatform partai itu menjadi variabel X lagi gak pak? atau masuk kedalam indikator variabel X. trus jika menggunakan uji regresi pengambilan datanya menggunakan teknik sampling apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Gery, silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  65. asslmalkm pak. saya husni pak mau tanya
    1. responden saya cm 3 krn 1 klas cm 4 orng 1 g masuk ap bisa
    2. ada jwaban angket yang hasilx sama 3(60-79) tetapi knp tidak validya pak mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Husni, silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  66. saya mau ui reliabilitas..jumlah soalnya ganjil, ada 35 soal dan bentuknya pilihan ganda. kalau di excel, saya menggunakan rumus KR-20. Tapi untuk d SPSS, harus pakai apa ya?soalnya KR-2o kan tidak ada,, sedangkan teknik split half untuk soal berjumlah genap, dan Croanbach alpha untuk soal esay..makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  67. mas saya ferdinan, metode pemulihan dalam uji reliabilitas dan validitas data itu yg bagaimana sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ferdinan silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
    2. ass. mas saya riky

      mau tanya ketentuan pengambilan sample uji coba?
      populasi saya 54 siswa
      jika saya berpatoakan kepada Isaac dan Michael saya dapt mengambil sample 47 orang yang artinya ada 7 oarang lagi yang dapt digunakan untuk uji coba, apakah boleh.
      mksih mas

      Hapus
    3. Buat Riky silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  68. mau tanya. untuk penelitian dengan instrumen hanya sebuah instruksi apakah bisa dicari validitas dan reliable nya? coz variabelnya speaking. instrument nya hanya satu sola berbentuk instruksi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih

      Hapus
  69. pak, saya mau bertanya..
    kalo kuesioner saya merenking,,
    contoh :
    pertanyaan saya terdiri dari 5 kombinasi dan setiap kombinasi itu di renking(diberi peringkat 1-5)...
    responden 1 hasilnya : 5 2 1 4 3
    responden 2 hasilnya : 1 3 5 4 2
    responden 3 hasilnya : 3 2 4 1 5
    dan begitu seterusnya sampai responden 100 ..

    bagaimana cara uji reliabilitasnya?
    karna kalau saya cari manual dan spss, hasilnya 0 dan salah, karna penjumlahan 1+2+3+4+5 = 15 (sama semua)--> kalau memakai alpha cronbach..

    bagaimana itu pak??
    mohon penjelasannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  70. 2 hari lagi ane mau ambil data pake angket gan :(
    PLEASE HELP me gaan :(

    ane Ilwan psikologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, angkatan 2006..

    ane masih bingung, skala likert tuh sebaiknya / seharus nya emang 5 tingkat 91-5 pilihan jawaban) atau gak harus? bisa juga 4 tingkat kan (1-4 pilihan jawaban) ??

    kalo Azwar katanya 1-5 dan itu umum dan yg di sarananin dosen ane.
    tapi katanya teori Hadi bisa juga 1-4 buat menghilangkan jawaban netral biar jawaban mendekati kenyataan.

    ane bingung gan harus yang mana soalnya:

    1. angket ane pure adaptasi (buatan orang) dan aselinya 1-4. kalo ngubah jadi 1-5 kan brarti jadi MODIFIKASI bukan? jadi harus tryout dll dulu sedangkan ane mau ambil data waktunya cuma besok jumat-senen ini.

    3. kalo ane gak ngikutin dosen ane (ngelawan tanpa ada rujukan teori) pas pendadaran bakal di "bantai" donk?

    gimana gan mohon pencerahannya :(

    rujukan teori di buku apa yang 1-4 nanti ane beli.

    makasih gan sebelumnya sorry banyak banget nanya nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Nasih silakan gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  71. Sy mau tanya,,klo kuesioner untuk pertanyaan dengan skala kategori,seperti untuk chi square,bisa ngga di uji validitas dan reliabilitaS ? mohon bantuannya,,pertanyaan kuesioner sy terbagi 2 variable,,untu variabel karakteristik menggunakan pertnyaan chi square,,untuk pertanyaan variabel pengetahuan menggunakan teknik skor,yaitu memberikan skor pada jawaban dari responden.,makasih sebelumnya gan,,sory pertanyaanya ngawur,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Idham mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  72. mas saya mw tanya..untuk menghitung 'validitas' dengan item pertanyaan 140 soal,menggunakan software statistik apa ya?..karena saya sdh mencoba dengan spss 17 dan microsoft excel 2007,hasilnya tdk bisa?..terima kassih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  73. pak saya mau tanya, untuk SEM tiap indikator minimal pernyataannya berapa ya? adakah batasan dan syarat-syaratnya. mohon penjelasannya..
    terimakasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim mohon masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  74. pak mau tanya, bila penelitian qt sudah valid n realibel semua, regresi positif, F Tabel dan T tabel sudah bisa diterima tetapi hasil R squarex kecil kenapa pak? penelitian yg sy temui semakin banyak jumlah responden malah nilai r squarex semakin kecil. untuk diketahui variabel bebas sy 3 dah terikat 1. Mohon bantuanx pak coz sy bingung bangeT. salah dmn y? terimakasih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Kiki silahkan masuk forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  75. ma'af mas g3u.....ne mw naxa jika datanya nominal pa visa pkek uji val. person...........low bisa ...tolong mnta referensinya mas.....soalnya dosennya selalu nxa referensinya dari mna buku pa dan thun brpa

    trimkasih......
    ulin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ulin mohon gunakan forum diskusi untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  76. Mas,wah forumnya keren. btw mohon pencerahannya . gimana caranya untuk menentukan nilai total skor dari sejumlah indikator untuk dijadikan nilai variabel untuk analisis regresi.

    faktor pasar : 1. kedekatan dengan pelanggan
    2. kedekatan dengan pusat kota
    3. jumlah pelanggan
    thanks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Alvin silakan log in di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  77. Pak ikut nimbrung keren neh. Kalau saya ada 45 soal (butir item) saya uji validitas spss: r tabel saya 43 atau 45 ya pak saya ada 2 variabel. soalnya kalau n 43 digunakan di 45 ada item yang tidak valid.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silakan log in di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  78. saya meilani

    pak, saya mau bertanya bebrapa hal mengenai validitas?
    validitas wajib kah per butir atau boleh seklaigus dijadikan 1?
    karena dari 25 item pertanyaan variabel X, hanya 6 yang valid.
    tapi ketika saya gabungkan seluruhnya lalu dikorelasikan dengan variabel Y, hasilnya kuat..

    mohon bimbingannya
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Meilani silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
    2. Dalam teori klasik, perhitungan validitas terdapat perbedaan yaitu ada buku yang menghitung validitas dengan mengkorelasikan antara skor butir dengan skor total instrument. Perhitungan validitas semacam ini disebut dengan validitas butir. Penggunaan rumus untuk validitas butir menggunakan koefisien korelasi biserial (rbis), butir dinyatakan valid jika hasil perhitungan r dibandingkan dengan r tabel memperoleh nilai lebih besar. Harga r tabel selaalu berubah-ubah sesuai dengan banyaknya butir, missal besaran r pada butir yang berjumlah 50 akan berbeda dengan besaran r untuk butir 100. Oleh karena itu sebagian ahli analisis semacam ini tidak dapat dipakai karena ada kelemahan, terutama jika dirujuk pada konsep validitas.
      bagaimana pendapat saudara tentang perbedaan tersebut dan argumentasinya.

      Hapus
    3. Buat Anonim silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  79. pak saya mau nanya, kalo tingkat kepercayaan 95% = 2. cara menghitung nilai k = 2 itu bgaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Dwi silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  80. Pak, saya mhsw S1 keperawtan mau Tanya, proposal saya ada 20 kusioner yg terbagi 2, 10 pengetahuan dan 10 kepatuhan ,dgn pilihan jwban "ya" "tidak" dgn jumlah responden 30 yg ingin saya tanyakan sy baiknya menggunakan kR 20 atw KR 21? apkah pengumpulan datanya harus manual? tdk adakah di SPSS?bagaimanakah caranya, mohon bantuannya ya pak, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  81. MAs mau nanya, klo reliabilitas yg pake splithalf apakah belahan ganjil-genapnya harus sama? referensinya buku apa y? buat bahan argumen sm dosen hehe mksh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Mazaya silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  82. Pa saya mau bertanya kalau uji Validitas dengan menggunakan CFA , jika Item pertanyaan pada suatu konstruk tidak mengelompok pada konstruk, cara kita menghilangkan salah satu dari item pertanyaan nya dilihat dari mana ? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Nata Hendra silakan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html#/ untuk tanya jawab. Terima kasih.

      Hapus
  83. bapak saya mau tanya kalau pendapat para pakar perlu diuji validitasnya? karena pakarnya hanya 4 orang pak, jadi nilai t tabelnya itu lebih tinggi dari t hitung tapi r nya 0,9. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Rahmi Afida silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  84. saya Mirna
    saya mau bertanya pak, apakah jumlah responden minimal untuk uji validitas dan reliabilitas harus 30 orang? apabila jumlah responden kurang dari 30 orang bagaimana? apakah harus menambah responden lagi? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Mirna Dyah silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  85. apakah score tinggi berpengaruh dengan data yang tidak valid?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  86. Assalamualaikum.,
    mau tanya.,
    kalau cuma 1 pertanyaan dalam kuesioner apa bisa dilakukan uji validitas..?
    yang tepat dengan uji apa.,
    trimakasih sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Aditya silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  87. Assalamualaikum....
    nama saya rohim...
    mau tanya mas...
    waktu uji reliabilitas, kapan kita pilih model alpha atau model yang lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Anonim silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  88. Salam kenal Pak. Saya Anis, mau tanya kalau uji validitas dan reliabilitas instrumen observasi bagaimana caranya? Misal saya mengamati 8 jenis kegiatan keterampilan konseling, jika dilakukan diberi nilai 1, jika tidak diberi nilai 0. Hasil data dibuat ordinal, 0-3 tidak terampil, 4-6 kurang terampil dan 7-8 terampil. Mohon bantuannya Pak, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat seksigiziklaten silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus
  89. Maaf pak saya ayuk mau tanyaa,, kaloo mau koding tapii bentuk kuesionernyaa sepertii paragraf atau jawab pertanyaan gmn ya pak??? soalnya ingung kalau di masukan ke spss..
    makasiih pakk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat Ayuk silahkan sign up di http://www.konsultanstatistik.com/p/forum-diskusi.html untuk tanya jawab, atau isi formulir di www.konsultanstatistik.com untuk menggunakan jasa kami. Terima kasih.

      Hapus

Cari Materi

Memuat...