Uji Normalitas pada Regresi Linear Berganda dengan SPSS Versi 23

Berbagai uji normalitas telah dibahas di blog sederhana ini.  Kali ini kajian kita bukan pada metodenya tetapi pada aplikasinya pada analisis regresi linear berganda.  Pertama yang ingin kami tekankan di sini adalah bahwa asumsi normalitas pada analisis regresi linear berganda adalah pada multivariate, bukan pada masing-masing variabel pada model regresi tersebut. Sebagai ilustrasi berikut adalah tabulasi data dengan SPSS Versi 23 pada uji regresi:

Tabulasi Data untuk Analisis Regresi Linear Berganda dengan SPSS Versi 23

Terdapat 4 variabel bebas dan 1 variabel terikat seperti pada gambar. Jika semua variabel di atas kita uji normalitasnya, misalnya dengan Kolmogorov-Smirnov akan memberikan hasil sebagai berikut:
Uji Normalitas pada masing-masing Variabel

Hasil uji normalitas pada masing-masing variabel menunjukkan bahwa nilai Signifikansi adalah 0,000 < 0,05 untuk semua variabel yang menunjukkan bahwa semua variabel pada model regresi tidak normal. Lalu apakah model dinyatakan tidak normal? Belum tentu. Karena syarat normalitas pada analisis regresi adalah bukan normalitas pada masing-masing variabel tetapi normalitas multivariate, atau normalitas pada residualnya. Jadi langkah pertama adalah mencari nilai residualnya dulu. Kita regresikan dulu, lalu jangan lupa klik Save pada unstandardized, sehingga pada tabulasi SPSS akan muncul variabel baru yaitu sebagai berikut:

Penambahan Variabel Residual

Variabel paling kanan itulah yang kita lihat normalitasnya. Jika menggunakan Kolmogorov-Smirnov memberikan hasil sebagai berikut:
Uji Normalitas Multivariate
Tampak bahwa nilai Signifikansi adalah sebesar 0,200 > 0,05 yang menunjukkan bahwa asumsi normalitas terpenuhi. Berarti kita simpulkan bahwa model tersebut telah memenuhi asumsi normalitas. Sekali lagi, pengukuran normalitas bukan pada masing-masing variabel tetapi pada residualnya.

Lalu apakah pengujian normalitas boleh dilakukan pada masing-masing variabel? Kalau mau diuji ya boleh-boleh saja. Tetapi hasil uji normaltas tersebut bukan menjadi dasar penentuan model regresi memenuhi asumsi normalitas atau tidak.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca dulu sebelum tulis komentar:

Sebelum menuliskan pertanyaan, mohon disimak tanya jawab yang ada terlebih dahulu. Pertanyaan yang sama atau senada biasanya tidak terjawab. Untuk pengguna Blogger mohon profil diaktifkan agar tidak menjadi dead link. Atau simak dulu di Mengapa Pertanyaan Saya Tidak Dijawab?
Simak juga Channel kami di Statistik TV
Komentar akan kami moderasi dulu sebelum ditampilkan. Aktifkan Akun Google Anda.

Terima kasih.

Translate

Artikel Populer Seminggu Terakhir

Komentar Terbaru

`

Ingin menghubungi kami untuk kerja sama?

Nama

Email *

Pesan *