Cara Menghitung Besaran Sampel dengan Rumus Slovin

Dalam suatu penelitian, sampel penelitian adalah sesuatu hal yang sangat penting dan menentukan jalannya penelitian itu sendiri. Ketika seorang peneliti salah atau kurang tepat dalam menentukan baik jumlah maupun sampel, maka hasil penelitian itu bisa berbeda jauh dengan apa yang diharapkan, atau hipotesis yang dirumuskan. Beberapa kesalahan fatal dalam penentuan sampel telah kami bahas. Kali ini kita akan membahas tentang jumlah sampel dan salah satu metode yang sering dipergunakan dalam penentuan jumlah sampel, yaitu Rumus Slovin.

Sebenarnya persamaan Slovin ini agak kontroversial karena referensi yang ada simpang siur dan agak kurang jelas. Kami juga menemukan bahwa referensi tentang rumus Slovin juga kurang jelas untuk ditelusuri. Tapi entah kenapa sering dipergunakan dalam penelitian skripsi atau tugas akhir. Mungkin karena sederhana, mudah dipergunakan dan jumlahnya juga bisa diperkirakan, kira-kira segitulah....

Rumus Slovin adalah sebagai berikut:


n = Jumlah Sampel
N = Jumlah populasi
e = Margin of Error

Jadi, misalnya populasinya ada 1000 dan margin error diambil 10% maka akan diperoleh jumlah sampel sebanyak:

Jadi kita ambil jumlah sampel sebanyak 91. Ini hanya contoh. Jika kita menggunakan margin of error sebesar 5% maka akan diperoleh sampel sebanyak 286 sampel. Semakin kecil tingkat error yang kita harapkan maka semakin tinggi pula jumlah sampel yang diperlukan. Ini sangat mudah kita terima.

Kita dapat bermain-main sedikit, bahwa dengan menggunakan margin of error 10% maka jumlah sampel tidak akan melebihi 100. Dan jika menggunakan margin of error maka jumlah sampel yang kita peroleh, maksimal sekitar 400 saja. Untuk lebih rinci silahkan simak di kisaran jumlah sampel yang dihitung dengan Rumus Slovin di sini.

Masih banyak metode penentuan jumlah sampel yang lain, misalnya Harry King, Tabel Krecjie atau yang lain. Ini hanya menentukan jumlahnya ya, penting dicatat. Untuk menentukan siapa atau bagian populasi yang mana yang dijadikan sampel, itu menjadi topik tersendiri yang juga sangat penting.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca dulu sebelum tulis komentar:

Sebelum menuliskan pertanyaan, mohon disimak tanya jawab yang ada terlebih dahulu. Pertanyaan yang sama atau senada biasanya tidak terjawab. Untuk pengguna Blogger mohon profil diaktifkan agar tidak menjadi dead link. Atau simak dulu di Mengapa Pertanyaan Saya Tidak Dijawab?
Simak juga Channel kami di Statistik TV
Komentar akan kami moderasi dulu sebelum ditampilkan. Aktifkan Akun Google Anda.

Terima kasih.

Translate

Artikel Populer Seminggu Terakhir

Komentar Terbaru

`

Ingin menghubungi kami untuk kerja sama?

Nama

Email *

Pesan *