Panduan Menguasai Uji McNemar dan Contoh Soal dengan SPSS Versi 23

Uji McNemar adalah uji sampel berpasangan di mana kedua datanya berbentuk nominal atau ordinal. Untuk mengetahui lebih detail tentang data nominal atau ordinal silahkan simak di artikel skala pengukuran statistik. Seperti telah kita ketahui, jika ada dua sampel berpasangan dan keduanya memenuhi asumsi normalitas, maka kita bisa menggunakan paired test. Sedangkan jika salah satu atau keduanya tidak normal, maka paired test tidak bisa kita pergunakan dan kita bisa menggunakan Uji Wilcoxon.

Sebenarnya penulisan yang benar adalah McNemar, tetapi banyak yang menuliskan dengan Mc Nemar. Nama ini sebenarnya adalah nama dari penemunya yaitu Quinn Michael McNemar (20 February 1900 – 3 July 1986), seorang pakar psikolog dari Amerika Serikat. 

Berikut akan kita bahas bersama tentang langkah langkah menggunakan uji McNemar. Kita simulasikan suatu contoh, yaitu debat pilpres Indonesia antara petahana Jokowi dengan Capres Prabowo. Ini hanya contoh, bukan data yang sebenarnya. Kita ingin melihat efektivitas debat dengan menghipotesiskan bahwa preferensi capres yang akan dipilih oleh responden sebelum dan sesudah debat adalah sama. Jika tidak sama, berarti ada salah satu kandidat yang lebih efektif dari kandidat yang lain. Tetapi jika sama, berarti kedua kandidat sama efektifnya.

Dikumpulkan data dari 40 peserta debat langsung pilpres, lalu diminta data preferensinya. Diperoleh 25 orang memilih Jokowi dan 15 orang memilih Prabowo. Setelah debat selesai, diberikan pertanyaan preferensi yang sama, ternyata di peroleh hasil 19 orang memilih Jokowi dan 21 orang memilih Prabowo. Kita ingin melihat apakah perbedaan itu signifikan secara statistik atau tidak. Data dapat Anda download di sini dalam SPSS Versi 23.

Kita berikan kode 1 adalah Jokowi, dan 0 adalah Prabowo. Ini hanya koding, kita dapat mempertukarkan data tersebut dengan hasil akhir yang sama. Pilih Analyze, Nonparametric Test, pilih Legacy Dialogs lalu klik pada 2 Related Samples seperti pada gambar di bawah:

Menu McNemar pada SPSS Versi 23
Maka kita akan masuk menu McNemar yaitu sebagai berikut:

Memasukkan Variabel dan Metode
Masukkan variabel sebelum dan sesudah ke dalam Box Test Pairs, lalu berikan tanda centang pada McNemar seperti pada gambar di atas, lalu klik OK. Maka akan keluar output sebagai berikut:
Output Tabulasi Silang
Ringkasan preferensi akan muncul di Crosstab seperti gambar di atas. dari 25 orang pendukung Jokowi hanya 10 yang tetap dan yang 17 pindah menjadi pendukung Prabowo. Sedangkan dari 15 pendukung Prabowo, setelah debat ada 9 yang berpindah. Hanya ada 6 yang tetap preferensi kepada Prabowo dan ada 10 yang tetap preferensi kepada Jokowi. Untuk melihat signifikansinya, maka kita bisa melihat output sebagai berikut:

Output McNemar dengan SPSS Versi 23
Tampak bahwa nilai signifikansi adalah sebesar 0,307 > 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum debat dengan sesudah debat. Ini menunjukkan bahwa debat terbuka adalah efektif pada kedua kandidat.

Jika salah satu kandidat mendapatkan jumlah tambahan preferensi yang signifikan, berarti debat tersebut hanya efektif pada salah satu calon saja. Dalam kasus lain, untuk mengetahui efektivitas satu kandidat saja, kita bisa merancang metode yang lain. Misalnya dalam suatu kampanye salah satu kandidat. Dari peserta yang datang, diberikan pertanyaan preferensi, lalu setelah selesai kampanye diberikan lagi pertanyaan yang sama. 

Jika Anda membaca tentang Crosstab, mungkin teringat kepada menu Crosstab yang ada di SPSS. Iya bisa saja kita pergunakan. Pilih pilih Analyze, pilih Descriptive Statistics, lalu klik pada Crosstabs:

Menu Crosstabs
Maka kita akan masuk ke menu tabulasi silang sebagai berikut:

Menu Crosstab
Setelah OK maka akan keluar output sebagai berikut:

Output Crosstab
Tampak bahwa hasilnya adalah serupa dengan tambahan total di bagian kolom akhir dan baris paling bawah.

Sekali lagi kami tegaskan bahwa ini adalah data simulasi saja, bukan data yang sebenarnya.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca dulu sebelum tulis komentar:

Sebelum menuliskan pertanyaan, mohon disimak tanya jawab yang ada terlebih dahulu. Pertanyaan yang sama atau senada biasanya tidak terjawab. Untuk pengguna Blogger mohon profil diaktifkan agar tidak menjadi dead link. Atau simak dulu di Mengapa Pertanyaan Saya Tidak Dijawab?
Simak juga Channel kami di Statistik TV
Komentar akan kami moderasi dulu sebelum ditampilkan. Aktifkan Akun Google Anda.

Terima kasih.

Translate

Artikel Populer Seminggu Terakhir

Komentar Terbaru

`

Ingin menghubungi kami untuk kerja sama?

Nama

Email *

Pesan *